
Objek Wisata Danau Muara Siran.(Dok. Pokdarwis Muara Siran)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Danau Siran di Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), terus diarahkan menjadi destinasi wisata yang menawarkan lebih dari sekadar panorama alam.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Siran kini menyiapkan penambahan wahana rekreasi air berupa pedalboard. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan aktivitas baru bagi wisatawan sekaligus memperkaya pengalaman saat berkunjung ke kawasan danau.
Ketua Pokdarwis Danau Siran, Heri Fadil, mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan fasilitas wisata yang dilakukan secara bertahap.
Selama ini, kano menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati suasana Danau Siran. Wahana tersebut memungkinkan wisatawan menyusuri kawasan tepian danau sembari menikmati panorama alam.
“Untuk saat ini, kita baru memiliki kano sebagai sarana utama wahana bermain pengunjung di sekitaran danau. Pengunjung bisa menyusuri tepi danau menggunakan kano tersebut,” kata Heri, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, kehadiran pedalboard nantinya akan menawarkan pengalaman yang berbeda. Jika kano lebih diarahkan untuk menyusuri tepian, pedalboard disiapkan sebagai sarana bagi pengunjung yang ingin menikmati kawasan perairan secara lebih luas.
“Jika kano lebih banyak difungsikan untuk menyusuri tepian, papan pedal ini dirancang khusus untuk membawa pengunjung menjelajahi area tengah danau secara aman,” ujarnya.
Rencana pengadaan wahana tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pokdarwis Danau Siran dengan PT Bara Tabang. Namun, prosesnya masih menunggu koordinasi, perizinan, serta persetujuan internal dari pihak perusahaan.
“Insya Allah, kalau memang betul-betul disetujui sama atasannya PT Bara Tabang, kita mau adakan papan pedalboard itu. Jadi nanti bertambah satu destinasi arena bermain baru di tengah danau,” tuturnya.
Heri berharap penambahan wahana dapat memberikan pilihan baru kepada wisatawan. Dengan semakin banyak aktivitas yang tersedia, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat keindahan danau, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan perairan melalui kegiatan rekreasi.
Pengembangan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Danau Siran sebagai destinasi wisata berbasis alam. Terlebih, karakter kawasan yang menawarkan bentang perairan dan suasana alami menjadi modal penting untuk dikembangkan menjadi pengalaman wisata yang lebih beragam.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan inovasi yang dilakukan kelompok masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkaya pilihan destinasi wisata di daerah.
Menurutnya, keberadaan berbagai objek wisata di Kukar memberikan alternatif rekreasi bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar daerah.
“Alhamdulillah, ini memperkaya tujuan wisata warga kita. Mungkin tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar kota karena di sekitar Tenggarong sudah banyak objek wisata, baik buatan maupun yang dikelola warga dan kelompok masyarakat,” kata Awang.
Ia berharap pengembangan destinasi wisata yang dilakukan masyarakat dapat terus bertambah, baik dari sisi fasilitas maupun aktivitas yang ditawarkan kepada pengunjung.
“Harapannya terus berkembang, terus banyak, karena target kita artinya mendatangkan banyak wisatawan ke Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Bagi Danau Siran, rencana penambahan pedalboard menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan. Jika terealisasi, wahana tersebut akan melengkapi fasilitas yang sudah tersedia sekaligus membuka peluang pengembangan aktivitas wisata air di kawasan tersebut. (Adv/Dri)