• Senin, 14 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, saat memimpin pencarian kapal Virgo Transport 8.(Foto: Basarnas)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Upaya pencarian kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan mengalami kecelakaan dan diduga tenggelam di perairan Banjarmasin diperkuat. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Wisanggeni menuju lokasi operasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, mengatakan pengerahan KN SAR Wisanggeni dilakukan setelah pihaknya menerima radiogram dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin terkait permintaan dukungan operasi SAR.

“Siang hari ini kami memberangkatkan KN SAR Wisanggeni pada pukul 14.40 untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan. Kapal membawa personel serta peralatan SAR yang dapat digunakan untuk pencarian di permukaan air maupun penyelaman apabila nantinya dibutuhkan dalam operasi,” ujar Dody, pada hari Minggu (13/9/2026).

Sebanyak 29 personel dikerahkan dalam misi tersebut. Mereka terdiri dari 10 rescuer, 15 Anak Buah Kapal (ABK) KN SAR Wisanggeni, serta satu personel Banda Indonesia. Tim juga membawa perlengkapan pencarian dan pertolongan di permukaan air serta peralatan penyelaman.

Dody menjelaskan, berdasarkan pemetaan awal, jarak dari Balikpapan menuju lokasi operasi mencapai sekitar 280 nautical mile (NM). Dengan mempertimbangkan kondisi pelayaran dan kecepatan kapal, perjalanan KN SAR Wisanggeni diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 18 jam.

Seluruh pergerakan unsur SAR di lokasi akan berada dalam koordinasi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

“Untuk lamanya pelaksanaan pencarian, tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan perkembangan operasi. Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan arahan dari SMC Banjarmasin,” jelasnya.

Basarnas Balikpapan memastikan personel dan peralatan yang dikerahkan dalam kondisi siap untuk mendukung operasi. Pengerahan KN SAR Wisanggeni diharapkan dapat memperkuat unsur pencarian, sekaligus mempercepat upaya menemukan kapal maupun korban yang mungkin terdampak kecelakaan tersebut. (Las)



Pasang Iklan
Top