• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Usai pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat manajerial Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Samarinda. Rabu (2/9/2026).(Foto:Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat manajerial sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, dalam suasana khidmat, tertib, aman, dan kondusif.

Tiga pejabat yang dilantik, di antaranya Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bagian dari proses administrasi pelantikan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Puang Dirham mengatakan, pelantikan pejabat manajerial bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan semakin baik.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola organisasi sekaligus penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” kata Puang Dirham.

Menurutnya, pergantian maupun pengisian jabatan dalam sebuah organisasi harus diikuti dengan semangat untuk meningkatkan kinerja.

Pejabat yang menerima amanah baru dituntut mampu memahami tanggung jawab serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Karena itu, kami berharap pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” ujarnya.

Puang Dirham menekankan bahwa integritas menjadi salah satu fondasi utama dalam menjalankan tugas di lingkungan pemasyarakatan.

Hal ini dinilai penting karena petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang berkaitan langsung dengan pelayanan, pembinaan warga binaan, hingga aspek keamanan dan ketertiban.

"Kita harus bekerja secara profesional, disiplin, dan tetap berpegang pada aturan,” ujarnya.

Ia juga meminta para pejabat manajerial yang baru dilantik dapat menjadi penggerak bagi jajaran di bawahnya.

Kepemimpinan di setiap lini, lanjut dia, harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang solid sehingga target organisasi dapat dicapai secara bersama-sama.

“Pejabat manajerial harus mampu menjadi contoh bagi jajaran. Bukan hanya memberikan arahan, tetapi juga menunjukkan keteladanan dalam kedisiplinan dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” kata Puang Dirham.

Selain penguatan internal, pelantikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antarseksi maupun antarjajaran di Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.

Menurut Puang Dirham, koordinasi menjadi hal penting mengingat pelaksanaan tugas pemasyarakatan mencakup berbagai bidang yang saling berkaitan.

Pelayanan, pembinaan, dan pengamanan harus berjalan secara beriringan agar tujuan organisasi dapat diwujudkan secara optimal.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri karena seluruh bidang dalam pemasyarakatan memiliki keterkaitan,” katanya.

Ia menambahkan, pejabat yang baru dilantik juga diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjalankan roda organisasi.

Penyegaran tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada internal kelembagaan, tetapi juga terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan warga binaan.

“Ada peningkatan kinerja, ada perbaikan dalam pelayanan, dan tentunya pengamanan serta pembinaan dapat berjalan semakin optimal,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Puang Dirham juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh jajaran.

Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari profesionalitas seorang petugas pemasyarakatan.

“Kedisiplinan harus terus dijaga. Setiap tugas yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” tuturnya.

Ia berharap para pejabat yang baru menerima amanah dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Tidak hanya memahami tugas secara teknis, mereka juga dituntut mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik. Dengan begitu, setiap persoalan dapat kita hadapi dan selesaikan bersama,” tambahnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Dengan adanya penyegaran pada posisi manajerial, organisasi diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan serta mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Kita ingin seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama untuk memberikan yang terbaik. Pelayanan, pembinaan, dan pengamanan harus terus kita tingkatkan,” ucap Puang Dirham. (Abi)



Pasang Iklan
Top