• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ikut berikhtiar dengan menggelar salat Istisqa di Lapangan Polres Kukar, Sabtu (29/8/2026).(Foto: Irvan)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kemarau panjang dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah membuat Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ikut berikhtiar dengan menggelar salat Istisqa, Sabtu (29/8/2026).

Salat Istisqa digelar di Lapangan Polres Kukar sebagai bentuk doa dan ikhtiar agar hujan segera turun, sekaligus membantu mengatasi kondisi lahan yang semakin kering dan rawan terbakar.

Salat Istisqa ini diikuti jajaran Polres Kukar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pihak terkait.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar mengatakan, salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar secara spiritual dengan memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, khususnya di Kabupaten Kukar.

"Hari ini kita melaksanakan salat Istisqa di Lapangan Polres Kukar," ujar Khairul, Sabtu (29/8/2026).

Sebagaimana diketahui, sebagian besar wilayah Indonesia sedang dilanda El Nino, yaitu kemarau yang berkepanjangan.

Selain dari Polres Kukar, ia berharap TNI, pemerintah daerah, seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait juga sama-sama berusaha mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Ia menegaskan penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.

Menurutnya, seluruh unsur harus bersama-sama melakukan pencegahan, sekaligus membantu proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

"Kita sama-sama berjuang di berbagai daerah, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan. Kalau sudah terjadi kebakaran, kita juga bersama-sama berusaha memadamkan api yang ada di beberapa wilayah, khususnya di Kukar," katanya.

Ia berharap doa yang dipanjatkan melalui salat Istisqa dapat segera dikabulkan, sehingga hujan turun dan membantu mengatasi kondisi kekeringan maupun kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

"Mudah-mudahan dengan adanya salat Istisqa ini kita bisa segera mendapatkan hujan dan api yang ada di daerah-daerah Kukar bisa dipadamkan," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengemukakan, kegiatan salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama Forkopimda dalam menghadapi kondisi kemarau.

"Forkopimda bersama Polres Kukar telah menginisiasi kegiatan salat Istisqa. Ikhtiar seperti ini juga dilakukan oleh teman-teman dari Kodim, dan insyaallah nanti juga akan dilakukan oleh unsur pemerintah daerah," ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian ikhtiar yang dilakukan berbagai pihak dapat menjadi jalan agar hujan segera turun di Kukar.

"Beberapa hari ke depan kita terus berikhtiar. Mohon doanya, mudah-mudahan ikhtiar kita melalui salat Istisqa ini diijabah dan segera diturunkan hujan di Kukar," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top