• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua ITS, Jokis memberi arahan sebelum pembagian masker.(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Info Taruna Samarinda (ITS) menggelar aksi sosial dengan membagikan 10.000 masker gratis kepada masyarakat di Kota Samarinda.

Pembagian masker dipusatkan di kawasan Perempatan Lembuswana, Samarinda, Kamis (27/8/26) sore. Pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.

Aksi sosial itu digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah munculnya kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Kondisi tersebut dinilai perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Ketua ITS, Joko Iswanto mengatakan, pembagian masker dilakukan setelah melihat kondisi udara yang mulai terdampak asap. Pihaknya menilai persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Kami melihat kondisi udara di sekitar mulai kurang bersahabat dan tentu perlu diwaspadai bersama. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi dampaknya juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Jokis sapaan akrabnya.

Menurutnya, penyediaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap ketika harus beraktivitas di luar rumah.

“Karena itu, kami berinisiatif turun langsung membagikan masker kepada masyarakat. Harapannya, masker ini bisa membantu warga melindungi diri dari paparan asap, terutama mereka yang setiap hari beraktivitas di jalan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, ITS tidak bergerak sendiri. Aksi tersebut turut melibatkan anggota DPW LIDIK Kaltim bersama sejumlah unsur lainnya, di antaranya Polresta Samarinda, Paguyuban Ikapakarti, perwakilan Gojek, Relawan se-Samarinda, mahasiswa, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.

Para relawan membagikan masker kepada pengguna jalan di sejumlah sisi Perempatan Lembuswana. Selain menyerahkan masker, masyarakat juga diingatkan agar menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak asap.

Salah seorang pengguna jalan, Indah Ananda mengapresiasi pembagian masker tersebut. Menurutnya, bantuan itu bermanfaat bagi masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara berasap.

“Sangat membantu. Terima kasih kepada ITS, LIDIK Kaltim dan semua pihak yang sudah peduli. Masker ini bisa kami gunakan saat beraktivitas di tengah kondisi udara seperti sekarang,” ujarnya.

ITS berharap aksi tersebut dapat mendorong semakin banyak elemen masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kesehatan warga di tengah dampak karhutla.

Kolaborasi berbagai komunitas, organisasi dan masyarakat juga diharapkan terus terbangun, tidak hanya ketika terjadi kabut asap, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mencegah dampak karhutla semakin meluas. (*Yud)



Pasang Iklan
Top