• Kamis, 20 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Proses penyiraman yang dilakukan Damkar, Rabu (19/8/2026).(Foto: Disdamkarmatan Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrem, petugas pemadam kebakaran di sejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai membantu warga melakukan penyiraman atap rumah untuk mengurangi suhu panas, terutama pada rumah yang masih menggunakan bahan kayu dan sirap.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya petugas di tingkat kecamatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di tengah kondisi cuaca panas.

Setiap pos Damkar di kecamatan rutin melaporkan kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat, termasuk penyemprotan air pada atap rumah warga.

"Di setiap kegiatan, masing-masing pos rutin melaporkan melalui grup kami. Apa yang bisa mereka lakukan hari ini untuk memberikan rasa tenang dan aman kepada warga, itu kami lakukan," ujar Fida kepada KutaiRaya.com, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan penyiraman terutama dilakukan pada rumah warga yang masih menggunakan bahan sirap atau kayu.

Kondisi panas yang cukup tinggi membuat bagian atap rumah menjadi sangat panas dan ikut meningkatkan suhu di dalam rumah.

Penyiraman ini setidaknya dapat membantu menurunkan panas yang berasal dari atap rumah, sekaligus menjadi langkah antisipasi di tengah kondisi lingkungan yang kering.

Kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh personel pos Damkar di kecamatan dan dilaporkan kepada Disdamkarmatan Kukar.

Sementara itu, Camat Muara Muntai, Mulyadi mengatakan, masyarakat bersama pemerintah desa juga melakukan langkah serupa untuk mengurangi panas di rumah warga.

Menurutnya, sejumlah desa telah memiliki peralatan pemadam portabel yang dapat digunakan untuk membantu melakukan penyiraman rumah.

"Ya, ada upaya dari kami dan teman-teman desa. Di desa itu ada Damkar kecil yang dimiliki oleh lingkungan RT atau kelompok-kelompok masyarakat," katanya.

Penyiraman dilakukan di sejumlah desa, di antaranya Muara Muntai Ulu, Muara Muntai Ilir, Kayu Batu dan beberapa desa lainnya.

"Mereka melakukan penyiraman rumah-rumah warga yang ada di sekitar wilayah masing-masing. Mereka melakukan penyiraman supaya rumah tetap dingin dengan menggunakan peralatan pemadam portabel yang dimiliki lingkungan masing-masing," tuturnya.

Ia menerangkan kegiatan ini dilakukan secara gotong royong.

Warga saling membantu menyiram bagian atap rumah untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.

"Alhamdulillah, untuk Muara Muntai sendiri upaya-upaya itu sudah dilakukan bersama masyarakat," ucapnya.

Ia berharap kondisi cuaca panas ini tidak menimbulkan persoalan lain, terutama yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

"Kita berdoa saja bersama kawan-kawan, mudah-mudahan nanti tidak terjadi hal lain yang tidak kita inginkan," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top