
Kepala Kajati Kaltim, Chatarina Muliana saat memimpin upacara pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Kejati Kaltim, Kamis (13/8/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Chatarina Muliana, melantik dan mengambil sumpah empat pejabat eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Pelantikan sekaligus serah terima jabatan berlangsung di Aula Kejati Kaltim, Kamis (13/8/2026).
Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta percepatan kinerja kepada para pejabat yang mendapat amanah baru. Mereka juga diminta segera beradaptasi dan memahami berbagai persoalan di lingkungan kerja masing-masing.
Empat pejabat yang dilantik terdiri dari dua asisten pada Kejati Kaltim serta dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).
Deddy Yuliansyah Rasyid, dilantik sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Kaltim. Sebelumnya, Deddy menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan. Ia menggantikan Arief Indra Kusuma Adhi, yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.
Kemudian, Robert Jimmy Lambila, dipercaya mengemban jabatan Asisten Pemulihan Aset Kejati Kaltim. Sebelumnya, Robert menjabat Kepala Subdirektorat Layanan Laporan Pengaduan Masyarakat pada Direktorat Pengendalian Operasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Robert menggantikan Muchsin, yang selanjutnya mendapat tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin.
Sementara itu, Aji Kalbu Pribadi, dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung.
Aji menggantikan Tengku Firdaus, yang berpindah tugas menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
Adapun Hary Palar, dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Paser. Sebelumnya, Hary merupakan Koordinator pada Kejati Kaltim. Ia menggantikan Deddy Herliyantho, yang mendapat penugasan baru sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Dirinya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Menurutnya, mereka merupakan sosok yang dinilai memiliki kualitas dan kapasitas agar memimpin serta menggerakkan bidang maupun satuan kerja dalam mendukung visi dan misi institusi Kejaksaan.
“Promosi dan mutasi merupakan bagian yang wajar dalam organisasi. Penempatan maupun alih tugas dilakukan secara berkelanjutan agar organisasi terus bergerak maju, sekaligus menjawab tugas yang semakin kompleks dan berkembang,” katanya.
Menurutnya, rotasi jabatan juga menjadi bagian dari upaya mendorong akselerasi kinerja Kejaksaan agar semakin baik dan adaptif terhadap berbagai perkembangan.
Ia mengingatkan, jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta tidak menjadikan jabatan sebagai alasan untuk bersikap tinggi hati.
“Tanda jabatan yang disematkan jangan membuat kita sombong. Justru dengan amanah baru ini kita harus semakin rendah hati dan mampu mempertanggungjawabkannya kepada pimpinan, masyarakat, dan yang utama kepada Allah Subhanahu Watta’ala,” ujarnya.
Khusus kepada para Kajari dan asisten yang baru dilantik, Chatarina meminta mereka segera melakukan pemetaan terhadap kondisi di lingkungan kerja masing-masing. Berbagai persoalan yang ada harus segera dipelajari, dikuasai, dan diselesaikan secara tepat.
“Gunakan akselerasi dan akurasi dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.
Ia juga meminta pejabat baru membangun suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel. Orientasi pelayanan kepada masyarakat harus diperkuat dengan tetap menjaga integritas serta menghindari segala bentuk penyimpangan maupun perbuatan tercela.
“Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional, dan memberikan manfaat dengan senantiasa berpegang pada integritas,” pesannya.
Dirinya berharap, para pejabat yang mendapat penugasan di Kalimantan Timur dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tanggung jawab secara optimal, sehingga kehadiran Kejaksaan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya ucapkan selamat datang di Bumi Etam Kalimantan Timur dan selamat bekerja. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sehingga penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim Nur Asiah, para asisten Kejati Kaltim, Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur, Kepala Bagian Tata Usaha, para koordinator dan kepala seksi di lingkungan Kejati Kaltim, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kaltim. (*Yud)