• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Proses verifikasi RAB oleh Disperkim Kota Samarinda kepada beberapa Pokmas. Selasa (11/08/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda terus mengawal pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) agar berjalan sesuai kebutuhan warga dan tepat sasaran.

Salah satu tahapan yang dilakukan, yakni verifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan oleh sejumlah Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap rencana kegiatan yang akan dilaksanakan telah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Kepala Disperkim Kota Samarinda, Muhammad Cecep Herly mengatakan, verifikasi RAB menjadi bagian penting dalam memastikan usulan kegiatan Probebaya benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Jangan sampai perencanaan yang dibuat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, sehingga pelaksanaannya nanti kurang tepat sasaran,” ujar Cecep.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap RAB tidak hanya berkaitan dengan besaran anggaran, tetapi juga menyangkut kesesuaian antara pekerjaan yang direncanakan dengan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.

Cecep menegaskan Disperkim berupaya memastikan setiap tahapan Probebaya dilaksanakan secara terukur sejak proses perencanaan.

Sehingga program yang dijalankan melalui Pokmas dapat menghasilkan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga.

“Kami ingin memastikan dari awal bahwa apa yang direncanakan memang dibutuhkan masyarakat, volumenya sesuai, materialnya sesuai, dan anggarannya juga dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia menjelaskan proses verifikasi dilakukan dengan mencermati berbagai komponen dalam RAB, mulai dari rincian pekerjaan, volume kegiatan, kebutuhan material hingga perhitungan biaya yang diajukan oleh Pokmas.

Selain memastikan ketepatan perencanaan, verifikasi tersebut juga menjadi langkah Disperkim untuk meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan.

Pemeriksaan sejak awal diharapkan dapat membuat penggunaan anggaran lebih efektif dan efisien.

“Dengan verifikasi ini, kami bisa melihat apakah usulan tersebut sudah sesuai dengan kondisi lapangan atau masih perlu dilakukan penyesuaian. Jadi, sebelum kegiatan dilaksanakan, hal-hal yang belum sesuai bisa diperbaiki terlebih dahulu,” kata Cecep.

Ia menambahkan, koordinasi antara Disperkim dengan Pokmas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Probebaya.

Pokmas diharapkan dapat menyampaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat secara jelas sehingga rencana kegiatan yang disusun tidak keluar dari tujuan program.

Cecep menegaskan Disperkim akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Probebaya, mulai dari tahap perencanaan hingga kegiatan direalisasikan di lingkungan masyarakat.

"Probebaya ini harus memberikan manfaat nyata. Karena itu, kami akan terus mengawal prosesnya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan melalui Pokmas benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Penata Kelola Perumahan Ahli Muda Disperkim Kota Samarinda, Zul Hermana mengatakan, verifikasi dilakukan dengan mengecek sejumlah komponen dalam dokumen RAB, sekaligus mencocokkannya dengan kondisi di lapangan.

“Tim melakukan pengecekan terhadap rincian pekerjaan, volume kegiatan, kebutuhan material, sampai dengan kesesuaian perhitungan biaya yang diajukan masing-masing Pokmas,” kata Zul.

Ia menyebutkan sejumlah Pokmas yang menjadi sasaran verifikasi, antara lain Pokmas Kerukunan dan Pokmas Kasih Ibu di Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Pokmas Kecamatan Samarinda Ulu, serta Pokmas di Kecamatan Sambutan.

Menurut Zul, tahapan verifikasi diperlukan agar dokumen perencanaan yang disusun Pokmas dapat menjadi dasar pelaksanaan kegiatan yang lebih terarah.

Penyesuaian dapat dilakukan, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara usulan dalam RAB dan kondisi di lapangan.

“Verifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan nantinya dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Kami ingin apa yang sudah direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Zul menambahkan, hasil verifikasi akan menjadi bagian dari proses pengawalan pelaksanaan Probebaya oleh Disperkim.

Koordinasi dengan Pokmas terus dilakukan agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. (Abi)



Pasang Iklan
Top