• Selasa, 04 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kebakaran pasar sepinggan balikpapan yang terjadi pada hari Jumat (31/7/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bergerak cepat menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang terdampak kebakaran Pasar Sepinggan. Dari sekitar 250 petak kios yang terbakar, hanya sekitar 80 pedagang yang masih aktif berjualan yang akan diprioritaskan menempati TPS agar aktivitas ekonomi dapat segera kembali berjalan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri Umar mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, Pasar Sepinggan memiliki total 853 petak kios. Dari jumlah tersebut, sekitar 250 petak terdampak kebakaran, namun tidak semuanya masih digunakan untuk berdagang.

"Yang terbakar sekitar 250, dari total 853 petak. Dari jumlah itu, yang benar-benar masih melakukan aktivitas berjualan ada sekitar 80 pedagang. Mereka inilah yang menjadi prioritas," kata Haemusri, pada hari 3 Agustus 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah disepakati bersama antara Dinas Perdagangan, pengurus pasar, dan para pedagang. Langkah itu diambil agar bantuan pemerintah tepat sasaran kepada pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari Pasar Sepinggan.

Haemusri mengungkapkan, Wali Kota Balikpapan telah menginstruksikan pembangunan TPS di lokasi pasar sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu keputusan mengenai revitalisasi pasar secara permanen.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan seluruh pedagang dan masyarakat sekitar agar proses pembersihan lokasi dapat berjalan lancar, sehingga pembangunan TPS tidak mengalami hambatan.

"Kami mohon kerja sama seluruh pedagang dan masyarakat agar percepatan pembangunan TPS bisa segera dilaksanakan. Ini penting supaya pedagang dapat kembali berjualan secepatnya," ujarnya.

Dinas Perdagangan menargetkan proses pembersihan puing, konsolidasi lahan, dan penataan lokasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan. Setelah tahap tersebut rampung, pembangunan TPS akan segera dimulai.

"Selama satu bulan ini fokus kami adalah pembersihan dan penataan lokasi. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pembangunan TPS," jelasnya.

Sementara itu, rencana revitalisasi Pasar Sepinggan masih menunggu kepastian pendanaan dari pemerintah. Haemusri mengakui kondisi anggaran saat ini menjadi tantangan, sehingga pemerintah memilih memprioritaskan penyediaan TPS terlebih dahulu.

"Untuk revitalisasi tentu bergantung pada pembiayaan. Saat ini kami fokus pada TPS dulu, sedangkan revitalisasi akan menunggu kebijakan pemerintah berikutnya," katanya.

Terkait sumber anggaran pembangunan TPS, Haemusri menyebut terdapat beberapa opsi pembiayaan yang telah disampaikan kepada Wali Kota Balikpapan, mulai dari pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT), pergeseran anggaran kas, hingga melalui APBD Perubahan. Namun, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Wali Kota.

"Kami sudah menyampaikan beberapa alternatif pembiayaan kepada Pak Wali. Bisa menggunakan BTT, pergeseran anggaran, atau melalui anggaran perubahan. Keputusan akhirnya menjadi kewenangan Pak Wali," tuturnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap para pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran dapat kembali beraktivitas, sehingga roda perekonomian di Pasar Sepinggan segera pulih sembari menunggu rencana revitalisasi pasar secara menyeluruh.

Salah seorang Pedagang Ibu Suroto yang menjadi korban kebakaran kios di Pasar Sepinggan Balikpapan tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya berupa makanan ringan termasuk lontong.

"Saat kejadian saya ke toliet dan warung ditunggu anak saya, ketika saya datang sudah terbakar. Saya juga nggak tau datang darimana apinya. Tau-taunya api sudah besar. Padahal saya baru belanja itu, sudah habis barangnya semua," terangnya wanita paruh baya yang sudah berjualan 40 tahun.

Ia berharap kepada pemerintah kota agar segera diberikan tempat untuk bisa berjualan kembali, sehingga tidak berjualan dipinggir jalan. "Kalau ketemu pak wali kota alangkah baiknya cepat dibaikin. Mudahan diberikan kesehatan dan panjang umur," ungkapnya. (Las)



Pasang Iklan
Top