• Sabtu, 01 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kebakaran KM Prince Soya di Pelabunmhan Samarinda tadi siang. Sabtu (1/8/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pelayaran KM Prince Soya tujuan Pare pare yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Samarinda pada Minggu (2/8/2026) dipastikan batal setelah kapal mengalami kebakaran saat bersandar di dermaga, Sabtu (1/8/2026).

Insiden tersebut membuat kapal harus ditarik ke dok untuk menjalani pemeriksaan serta perbaikan sebelum kembali dioperasikan. Akibatnya, calon penumpang yang telah melakukan pemesanan tiket harus menunggu keputusan operator terkait pengalihan jadwal maupun penyediaan kapal pengganti.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Penjagaan Patroli (KBPP) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Yuliansah, mengatakan aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum kapal kembali diizinkan beroperasi.

"Layanan pelayaran untuk sementara tidak dapat dilaksanakan karena kapal harus menjalani pemeriksaan dan perbaikan terlebih dahulu. Keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama," ujar Yuliansah.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.02 Wita. Setelah menerima informasi tersebut, KSOP langsung berkoordinasi dengan pihak Pelindo untuk mengerahkan bantuan pemadaman.

"Perwira jaga segera melaporkan kejadian kepada pimpinan dan kami langsung berkoordinasi agar proses pemadaman bisa dilakukan secepat mungkin. KSOP juga menurunkan mobil pemadam untuk membantu penanganan di lokasi," katanya.

Menurut Yuliansah, api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit setelah kejadian. Beruntung, saat kebakaran berlangsung kapal masih dalam kondisi sandar dan belum mengangkut penumpang sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski demikian, penyebab kebakaran masih didalami. Indikasi awal mengarah pada tangki berisi oli yang terbakar, namun KSOP belum dapat memastikan sumber api maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan berita acara dari nahkoda. Dari proses itu nantinya akan diketahui penyebab pasti kebakaran serta apakah ada faktor kelalaian atau tidak," tuturnya.

Sementara itu, perwakilan operator KM Prince Soya, Musa menyatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah penanganan bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan pelayaran.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dialami calon penumpang. Saat ini perusahaan sedang menyusun skema pelayanan, termasuk kemungkinan pengalihan jadwal maupun penyediaan kapal pengganti. Informasi resmi akan segera kami sampaikan kepada seluruh penumpang," ungkapnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top