• Senin, 27 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Penemuan seorang pria berinisial AD (34) yang meninggal dunia di dalam kamar kosnya. Senin (27/07/2026).(Foto: Dok. Polsek Samarinda Ulu)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Warga Jalan Kedondong Dalam III, RT 05, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial AD (34) yang meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Senin (27/07/2026)

Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah istri korban merasa cemas lantaran suaminya tidak dapat dihubungi. Berulang kali menghubungi melalui telepon maupun pesan singkat, namun tidak satu pun mendapat balasan.

Karena khawatir terjadi sesuatu, istri korban kemudian meminta bantuan pemilik rumah kos untuk memastikan kondisi AD.

Saat mendatangi kamar, pemilik kos mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah beberapa kali mengetuk tanpa ada respons, ia memutuskan melihat ke dalam melalui jendela.

"Setelah pintu kamar yang terkunci diketuk berulang kali tanpa jawaban, saksi kemudian melihat ke dalam melalui jendela dan mendapati korban telah dalam keadaan tidak bernyawa," ujar Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi.

Mengetahui kejadian tersebut, pemilik kos segera melapor kepada Ketua RT setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan ke Polsek Samarinda Ulu.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di tempat kejadian, polisi melakukan olah TKP, pemeriksaan awal, sekaligus memasang pengamanan di sekitar lokasi.

"Sekitar pukul 08.50 WITA, personel SPKT bersama piket fungsi Polsek Samarinda Ulu tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan awal, serta mengamankan lokasi guna kepentingan penyelidikan," kata Asriadi.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna mengumpulkan keterangan saksi dan menyusun rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya AD masih belum diketahui. Kepolisian masih menunggu hasil identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah untuk memastikan penyebab kematian korban. (*Abi)



Pasang Iklan
Top