• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Gubernur Kaltim, Rudi Masud beserta OPD saat meninjau jembatan Mahulu, Selasa (21/7/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Samarinda. Sehari setelah menerima masukan dari warga yang tergabung dalam Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Loa Buah, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud bersama Wakil Gubernur dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung meninjau kondisi jembatan tersebut.

Sebelumnya, FKPM Loa Buah menyampaikan surat terbuka kepada Gubernur Kaltim yang berisi berbagai persoalan di Jembatan Mahulu. Warga menilai kerusakan pada jembatan terus berulang meski telah beberapa kali dilakukan perbaikan.

Ketua FKPM Loa Buah, Sabil Husein, mengungkapkan hasil perbaikan yang dilakukan selama ini hanya mampu bertahan sekitar dua pekan sebelum kembali mengalami kerusakan. Selain kondisi permukaan jalan, warga juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan seperti lampu penerangan, kamera pengawas (CCTV), rambu lalu lintas, hingga kerusakan pada sambungan jembatan (expansion joint) yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

Merespons laporan tersebut, Gubernur Rudy Masud mengatakan pemerintah daerah langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) beserta UPTD terkait untuk melakukan penanganan terhadap sejumlah titik kerusakan di Jembatan Mahulu.

"Kami sangat membutuhkan masukan dari masyarakat. Alhamdulillah, semalam juga langsung kami tindak lanjuti bersama Dinas PU dan UPTD terkait, khususnya untuk penanganan sambungan jembatan, aspal, dan bagian-bagian yang memerlukan perbaikan," ujar Rudy saat meninjau Jembatan Mahulu, Selasa (21/7/2026).

Selain memperbaiki konstruksi jalan, Gubernur juga meminta Dinas Perhubungan segera melakukan pembenahan terhadap fasilitas penerangan di sepanjang jembatan.

"Kami minta lampu yang mati segera dihidupkan kembali, yang kurang terang ditingkatkan pencahayaannya, termasuk membenahi lampu tenaga surya. Perawatan, pengecatan hingga lampu di bagian bawah jembatan juga akan diperhatikan agar keberadaan jembatan lebih mudah terlihat, terutama bagi aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam," katanya.

Menurutnya, Jembatan Mahulu memiliki peran strategis sebagai jalur utama distribusi barang dan jasa di Samarinda. Dari sejumlah jembatan yang ada, Mahulu menjadi satu-satunya jembatan yang masih dapat dilalui kendaraan bertonase besar seperti truk kontainer, pengangkut bahan bakar, LPG, hingga semen.

"Jembatan ini merupakan urat nadi distribusi barang dan jasa. Kendaraan besar yang membawa kebutuhan pokok masyarakat banyak melintas di sini. Karena itu keselamatannya harus kita jaga bersama," tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan masukan kepada pemerintah. Menurutnya, kritik dan saran yang bersifat membangun akan menjadi dasar agar meningkatkan pelayanan dan keselamatan infrastruktur publik.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, yang telah memberikan masukan. Kritik yang membangun seperti ini akan selalu kami respons demi menjaga keselamatan pengguna jalan," ucap Rudy.

Menanggapi kondisi bagian bawah jembatan yang beberapa kali mengalami insiden akibat ditabrak kapal tongkang, Rudy mengatakan pemerintah akan memperkuat sistem pengawasan melalui pemasangan CCTV serta peningkatan penerangan.

"Kami akan memasang CCTV agar pengawasan lebih optimal. Selain itu, ada laporan beberapa komponen kelistrikan seperti MCB hilang sehingga lampu tidak berfungsi. Hal-hal seperti ini akan segera kami benahi agar tidak membahayakan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKPM Loa Buah, Sabil Husein, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran Pemprov Kaltim yang bergerak cepat merespons keluhan warga. Harapan kami, tindak lanjut ini tidak hanya sebatas perbaikan sementara, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang agar Jembatan Mahulu lebih aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat," katanya. (*Yud)



Pasang Iklan
Top