
Gubernur Kaltim dan Perangkat daerah saat bersama siswa dan siswi SMAN 10 yang akan mengikuti olimpiade sains, Selasa (21/7/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : SMA Negeri 10 Samarinda kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Sebanyak 18 siswa sekolah tersebut akan mewakili Indonesia dalam berbagai ajang olimpiade dan konferensi internasional yang digelar di Taiwan, Thailand, dan Korea Selatan sepanjang Agustus 2026.
Keberangkatan para siswa itu mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas
Rudy mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa SMA Negeri 10 mampu melahirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat dunia sekaligus membawa nama baik Kalimantan Timur.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMA Negeri 10 Samarinda. Sekolah ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Timur, tetapi juga mampu mencetak siswa yang dipercaya mengikuti berbagai kegiatan internasional. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua," ujarnya Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, pada Agustus mendatang siswa SMA Negeri 10 akan mengikuti tiga agenda internasional. Delegasi pertama akan berlaga pada ajang olimpiade di Korea Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus. Selanjutnya, lima siswa akan mengikuti forum bertema Sustainable Future di Taiwan pada 14–20 Agustus, sedangkan 10 siswa lainnya dijadwalkan menghadiri konferensi internasional di Thailand pada 17–21 Agustus.
Rudy berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan di luar negeri.
"Kami titip, harumkan nama Kalimantan Timur di kancah internasional. Tunjukkan kepada dunia bahwa dari Kalimantan Timur, wilayah Ibu Kota Nusantara, lahir generasi-generasi emas yang mampu membanggakan Indonesia," katanya.
Selain memberikan dukungan kepada para siswa, Rudy juga mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai bekal utama meraih masa depan. Menurutnya, ilmu pengetahuan merupakan aset yang nilainya jauh melebihi harta.
"Ilmu harus terus dikejar sepanjang hayat, diamalkan agar bermanfaat, dan dibagikan kepada orang lain agar menjadi keberkahan. Para guru yang mendidik generasi muda seperti ini insyaallah akan terus mendapatkan amal jariyah," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji mengatakan keberhasilan SMA Negeri 10 kembali aktif sebagai sekolah unggulan merupakan hasil komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan fungsi sekolah tersebut.
Menurutnya, SMA Negeri 10 sejak awal memang dirancang sebagai sekolah unggulan, namun sempat mengalami masa sulit sehingga tidak berkembang secara optimal.
"Sekarang SMA Negeri 10 sudah kembali ke jalurnya sebagai sekolah unggulan. Saatnya kita membangun sekolah ini agar kembali melahirkan putra-putri terbaik Kalimantan Timur yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di Indonesia bahkan di luar negeri," ujar Seno.
Ia berharap, keberhasilan para siswa yang akan berangkat ke luar negeri dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas mereka untuk terus berprestasi.
"Kalian menjadi contoh bagi adik-adik kelas. Semoga prestasi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa SMA Negeri 10 yang tampil di tingkat internasional," katanya.
Terpisah, salah seorang siswi yang akan mewakili Indonesia pada forum Sustainable Future di Taiwan, Felicia Dewi Manalu, mengaku bangga mendapat kesempatan mengikuti ajang internasional tersebut. Ia bersama rekan-rekannya telah mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu memberikan hasil terbaik.
"Kami merasa bangga bisa membawa nama SMA Negeri 10, Kalimantan Timur, dan Indonesia ke ajang internasional. Kesempatan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, menambah pengalaman, sekaligus menunjukkan bahwa pelajar dari Kalimantan Timur mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara," ujar Felicia.
Keikutsertaan delegasi SMA Negeri 10 Samarinda pada tiga agenda internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat reputasi sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kalimantan Timur serta mendorong lahirnya lebih banyak prestasi siswa di tingkat global. (*Yud)