
Wakil Bupati Berau, Gamalis
BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat komitmennya mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman sebagai fondasi pembangunan daerah.
Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memperkuat citra Berau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari pembangunan yang harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat tidak dapat terwujud tanpa adanya kesadaran dan partisipasi aktif warga.
“Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah terus berupaya meningkatkan penanganan sampah dan kebersihan lingkungan, tetapi hal itu tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Gamalis menilai, wajah Kota Tanjung Redeb sebagai ibu kota kabupaten maupun berbagai kawasan wisata di Berau harus mampu memberikan kesan pertama yang baik bagi setiap pengunjung.
Lanjutnya, lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan daerah sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata.
Sebagai daerah yang memiliki potensi wisata kelas dunia, mulai dari pesisir, gugusan pulau hingga destinasi wisata alam, Berau dinilai harus mampu mempertahankan kebersihan lingkungan agar pengalaman wisatawan semakin berkesan.
Ia menyebut, kebersihan bukan sekadar persoalan estetika, tetapi menjadi bagian dari nilai pelayanan yang mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan wisatawan.
Karena itu, Pemkab Berau terus mengajak masyarakat membangun budaya peduli lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga fasilitas umum yang telah tersedia.
“Kita ingin wisatawan datang bukan hanya menikmati keindahan alam Berau, tetapi juga merasakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman. Itu akan menjadi nilai tambah bagi daerah kita,” katanya.
Selain mengajak masyarakat, Gamalis juga mendorong pengelola objek wisata, pelaku usaha, komunitas, pemerintah kampung, hingga pemerintah kelurahan untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kebersihan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, budaya menjaga kebersihan tidak hanya berdampak terhadap perkembangan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk ditinggali.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemkab Berau optimistis kebersihan akan menjadi salah satu kekuatan daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai destinasi wisata yang bersih, sehat, dan membanggakan.
“Kalau kita semua memiliki kepedulian yang sama, saya yakin Berau akan semakin bersih, nyaman, dan mampu menjadi daerah tujuan wisata yang membanggakan,” tutup Gamalis. (Adv/Bul)