
Kondisi korban pada saat ditemukan, Kamis (16/7/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Warga Jalan Mangkurawang, Wilayah Tanah Habang, RT 19, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), digegerkan penemuan mayat pria di tepi Sungai Mahakam, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban diketahui berinisial ASN (38). Penemuan jasad tersebut tentu menjadi pusat perhatian warga yang melintasi jalan tersebut, hingga saat ini penyebab kematian pria tersebut masih diselidiki.
Personel Polres Kukar bersama Polsek Tenggarong tiba untuk mengamankan lokasi.
Kapolsek Tenggarong, AKP Nahrawi mengatakan, hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dari insiden tersebut.
"Pada hari ini, Kamis 16 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WITA telah ditemukan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai Mahakam, RT 19 Kelurahan Mangkurawang. Setelah menerima informasi tersebut, personel Polres Kukar bersama Polsek langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya kepada KutaiRaya.com.
Jasad korban telah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum.
Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kematian korban.
"Untuk sementara, kami belum bisa menyampaikan banyak hal karena penyebab kematian masih belum diketahui. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Di TKP, polisi hanya menemukan jasad korban yang mengenakan celana pendek.
Pihaknya juga menemukan barang-barang lainnya, seperti alat pancing di sekitar lokasi.
Namun, ia belum dapat memastikan apakah alat tersebut berkaitan dengan kematian korban.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari rekan-rekan korban, mereka sebelumnya disebut membawa tangguk atau serok untuk menangkap ikan.
"Di sekitar lokasi memang ditemukan alat pancing. Namun kami belum bisa memastikan keterkaitannya karena informasi awal dari rekan korban menyebutkan mereka membawa tangguk untuk menangkap ikan," tuturnya.
Saat ditanya mengenai kondisi jasad, ia menyebutkan tubuh korban masih dalam kondisi yang cukup baik sehingga diduga belum lama meninggal dunia.
Namun, kepastian mengenai waktu kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Ia menambahkan, korban ditemukan berada di samping sebuah perahu yang bersandar di pinggir Sungai Mahakam.
"Kami mengimbau masyarakat, apabila melakukan aktivitas di perairan, seperti memancing atau kegiatan lainnya, agar selalu berhati-hati. Musibah tidak ada yang tahu kapan terjadi. Yang bisa kita lakukan adalah berusaha menjaga keselamatan diri," ucapnya. (*Zar)