
Kondisi SDN 002 Kecamatan Loa Janan, Rabu (15/7/2026).(Foto: Dok. Polsek Loa Janan).
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kebakaran menghanguskan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 15.50 WITA.
Akibat musibah tersebut, 5 ruang kelas, satu ruang UKS, perpustakaan, dan kantin hangus terbakar.
Beruntung peristiwa tersebut terjadi pada saat jam pelajaran sekolah telah usai, sehingga musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto mengatakan, informasi kebakaran diterimanya sekitar pukul 15.50 WITA.
"Saya baru tiba dari Tenggarong dan hendak salat Asar ketika mendapat informasi ada kebakaran di depan. Saat saya lihat, api sudah membesar. Saya langsung menghubungi camat dan petugas pemadam kebakaran," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Kobaran api dengan cepat membesar sehingga membutuhkan penanganan dari berbagai unsur relawan pemadam kebakaran.
Lebih dari 10 kelompok relawan pemadam kebakaran dari wilayah Loa Janan, Samarinda, hingga Kukar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Selain itu, sejumlah perusahaan di sekitar lokasi turut membantu dengan mengerahkan 3 unit mobil tangki air.
Pasalnya, petugas sempat mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air sehingga harus mengambil air dari kolam ikan milik warga.
"Alhamdulillah banyak relawan yang membantu sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak sempat merambat ke rumah-rumah warga," kata Adi.
Ia menjelaskan bangunan yang terbakar, meliputi 5 ruang kelas, perpustakaan, ruang UKS, dan kantin sekolah.
Sedangkan beberapa fasilitas lain, termasuk laboratorium dan sejumlah ruang kelas yang berada di blok terpisah, berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Informasi awal menyebut titik api diduga berasal dari area kantin sekolah, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Meskipun sebagian bangunan mengalami kerusakan, Pemerintah Desa Purwajaya memastikan kegiatan belajar mengajar tidak akan berhenti.
Pihaknya bersama sekolah dan wali murid sedang menyiapkan skema pembelajaran sementara dengan sistem bergantian agar proses pendidikan yang memasuki tahun ajaran baru ini tetap berjalan.
"Kami akan mengamankan lokasi terlebih dahulu, kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah dan wali murid terkait sistem belajar sementara," ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah cuaca panas yang melanda wilayah tersebut.
Ia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
Sementara itu, Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunte menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
"Menurut warga, dugaan pertama masih pada korsleting listrik, namun kita akan melakukan penyelidikan apakah dugaan tersebut benar," ucapnya. (*Zar)