• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Evakuasi yang dilakukan pada saat itu, Rabu (15/7/2026).(Foto: Dok. IG info_kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar) akan meningkatkan patroli pada dini hari menyusul terjadinya kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.

Langkah ini diambil sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan antara pukul 03.00 hingga 05.00 WITA, ketika aktivitas masyarakat masih cukup tinggi.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, kecelakaan yang menewaskan seorang pemuda itu masih dalam proses penyelidikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk hingga akhirnya tidak mampu mengendalikan sepeda motor yang dikendarainya.

"Diduga korban mengantuk kemudian kendaraan tersebut menghantam badan jalan dan selanjutnya pengemudi terjatuh sehingga menyebabkan luka di kepala yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan sejauh ini tidak ditemukan indikasi adanya kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Petugas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menurutnya, dini hari menjadi salah satu waktu yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain kondisi tubuh pengendara yang mulai lelah, meningkatnya aktivitas masyarakat akibat penyelenggaraan Piala Dunia 2026 juga menjadi perhatian pihak kepolisian.

"Kita akan tingkatkan lagi kegiatan patroli pada jam-jam rawan, yaitu jam 3 sampai jam 4 pagi. Saat ini juga banyak kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang sekarang sudah masuk partai semifinal. Mainnya itu jam 3 sampai jam 5, sehingga menjadi jam rawan karena banyak anak muda yang masih berada di luar rumah," ucapnya.

Ia menambahkan patroli yang diperkuat bukan hanya untuk mencegah kecelakaan, tetapi juga mengantisipasi berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

Menurutnya, beristirahat beberapa saat jauh lebih aman dibandingkan mempertaruhkan keselamatan di jalan.

"Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika merasa mengantuk atau kondisi tubuh tidak fit, sebaiknya berhenti dan beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top