
Pelantikan Universal Line Dance Kutai Kartanegara di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara, Sabtu (4/7/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Universal Line Dance (ULD) resmi hadir di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Kehadiran organisasi ini ditandai dengan pelantikan pengurus ULD Kukar masa bakti 2026-2031 yang berlangsung di Pendopo Bupati Kukar, Sabtu (4/7/2026).
Tak hanya membentuk kepengurusan, ULD Kukar langsung memasang target untuk memperkenalkan olahraga rekreasi line dance kepada masyarakat seluas-luasnya, sekaligus menjaring bibit-bibit berbakat untuk berkompetisi hingga tingkat internasional.
Ketua ULD Kukar, Agustina mengatakan, pelantikan ini menjadi awal perjalanan ULD di Kukar.
"Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pelantikan pengurus Universal Line Dance Kukar masa bakti 2026-2031. Sejak awal kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, kami mendapatkan sambutan dan dukungan yang sangat luar biasa. Dukungan juga datang dari KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) serta ULD Provinsi Kalimantan Timur," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Sabtu (4/7/2026).
Kepengurusan yang dilantik berjumlah 10 orang.
Namun sebelum resmi terbentuk, pihaknya telah melakukan sosialisasi selama sekitar 3 bulan terakhir di Kota Tenggarong.
Hasilnya, kini sudah ada sekitar 80 pegiat line dance yang aktif mengikuti latihan rutin.
"Selama 3 bulan terakhir kami sudah mulai mengenalkan ULD di Kukar, khususnya di Tenggarong. Alhamdulillah sekarang sudah ada sekitar 80 pegiat aktif yang rutin berlatih," katanya.
Line dance memiliki keunikan yang membedakannya dari jenis tarian lainnya.
Selain menyehatkan, olahraga ini juga melatih konsentrasi, koordinasi gerak, dan daya ingat karena para peserta harus menghafal koreografi yang dilakukan dari beberapa arah.
"Di ULD tantangannya bukan hanya bergerak mengikuti musik. Peserta juga harus mengingat koreografi karena gerakannya dilakukan dengan pola 2 arah atau 4 arah yang sama. Jadi selain menyehatkan, line dance juga melatih konsentrasi dan daya ingat," tuturnya.
Sebagai program awal, ULD Kukar akan fokus memperluas sosialisasi kepada masyarakat dengan menggandeng Pemkab Kukar dan KORMI Kukar.
Selain itu, organisasi ini juga akan melakukan pembinaan untuk mencari pegiat terbaik yang nantinya dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
"Program pertama kami tentu mengenalkan ULD lebih luas lagi kepada masyarakat. Setelah itu kami ingin menjaring pegiat yang memiliki potensi agar bisa mengikuti kompetisi di berbagai tingkat," ujarnya.
"Kami tidak ingin menunggu lama. Setelah pelantikan, kami langsung mengadakan masterclass sebagai bentuk sosialisasi, sekaligus melihat potensi para pegiat yang nantinya bisa dikembangkan," tuturnya.
Sementara itu Kadispora Kukar, Aji Ali Husni menyambut baik terbentuknya ULD Kukar.
"Alhamdulillah hari ini bertambah lagi satu Inorga di bawah naungan KORMI Kabupaten Kukar. Dengan hadirnya ULD, saat ini sudah ada 30 Inorga yang aktif di Kukar," ujarnya.
Ia mengatakan, line dance sebenarnya sudah cukup berkembang dan diminati masyarakat.
Namun, baru tahun ini organisasi resminya terbentuk di Kukar sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah.
"Olahraga ini sebenarnya sudah cukup memasyarakat. Yang baru terbentuk tahun ini adalah organisasinya. Kami melihat mereka juga langsung bergerak dengan menyusun berbagai program, salah satunya menggelar pelatihan bagi para instruktur setelah pelantikan," ucapnya. (*Zar)