
Kondisi SPBU Kelurahan Timbau pada siang hari, Jumat (3/7/2026).(Foto:Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi sorotan.
Pasalnya, beberapa kendaraan yang mengantre hingga memakan badan jalan tersebut, dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kondisi ini sering terjadi di SPBU yang berada di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, dan di Jalan Poros Tenggarong Samarinda, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Panjang antrean kendaraan membuat sebagian badan jalan tertutup sehingga mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas dan meningkatkan risiko terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar terus melakukan penertiban dan pengaturan lalu lintas di lokasi-lokasi yang menjadi titik antrean BBM.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, pihaknya rutin menerjunkan personel ketika antrran kendaraan mulai meluber hingga ke badan jalan.
"Untuk antrean BBM, terutama di Timbau dan Tenggarong Seberang, yang di Timbau sudah sering kami tertibkan. Apabila antrean sudah mulai masuk ke badan jalan, anggota Satlantas langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Jumat (3/7/2026).
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mencari solusi agar antrean BBM dapat berlangsung lebih tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Permasalahan ini juga sudah kami bahas bersama melalui rapat koordinasi. Tujuannya agar antrean BBM bisa lebih tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan," katanya.
Satlantas Polres Kukar juga mengimbau masyarakat yang sedang mengantre BBM agar tetap mematuhi aturan dan tidak memenuhi badan jalan.
Pengendara diharapkan mengikuti antrean dengan tertib sehingga tidak menghambat mobilitas masyarakat lainnya.
Selain itu, pengguna jalan yang melewati kawasan SPBU, khususnya di Timbau maupun Tenggarong Seberang, juga diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan mengantisipasi kendaraan yang keluar masuk area SPBU agar terhindar dari potensi kecelakaan.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengantri BBM agar lebih tertib. Kemudian bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar SPBU Timbau maupun Tenggarong Seberang agar lebih berhati-hati, jangan melaju dengan kecepatan tinggi, dan selalu mengantisipasi kendaraan yang keluar dari area SPBU," ucapnya.
Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu untuk menciptakan kelancaran lalu lintas.
Apabila menemukan antrean BBM yang menyebabkan kemacetan atau mengganggu arus kendaraan di sekitar SPBU, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar petugas dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
"Kami berharap masyarakat segera melapor apabila menemukan antrean BBM yang menimbulkan kemacetan, baik di SPBU Timbau, Tenggarong Seberang, maupun lokasi lainnya. Dengan begitu, petugas bisa segera melakukan pengaturan agar arus lalu lintas kembali lancar," tuturnya. (*Zar)