• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kelima atlet yang telah meraih medali di KASAD Cup 2026, Senin (29/6/2026).(Foto: Dok. PJSI Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet judo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lima atlet yang memperkuat kontingen Kalimantan Timur berhasil membawa pulang lima medali dalam ajang KASAD Cup 2026, kejuaraan judo tingkat nasional yang digelar pada 25-28 Juni 2026 di Jawa Barat.

Dalam kejuaraan bergengsi yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat tersebut, atlet-atlet asal Kukar sukses mempersembahkan satu medali perak dan empat medali perunggu.

Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia sehingga menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus mengukur kualitas pembinaan atlet di daerah.

Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kutai Kartanegara, H. Nurul Amin, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para atlet yang telah mengharumkan nama Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Alhamdulillah, para atlet judo Kutai Kartanegara mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan pada KASAD Cup 2026. Mereka telah berjuang membawa nama Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara di tingkat nasional, sehingga berhasil meraih satu medali perak dan empat medali perunggu," ujarnya pada KutaiRaya.com, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari Bupati Kukar yang terus memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga, termasuk cabor judo.

"Bupati Kutai Kartanegara memberikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa kepada para atlet judo yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama daerah pada Piala Kepala Staf Angkatan Darat TNI Republik Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan, selama mengikuti kejuaraan, dirinya mendampingi langsung para atlet Kukar yang tergabung dalam kontingen Kalimantan Timur. Kehadiran pengurus, menurutnya, menjadi bentuk dukungan moral agar para atlet dapat tampil maksimal di pertandingan.

"Saya mendampingi langsung para atlet bersama rombongan Kalimantan Timur. Kami memberikan dukungan penuh agar mereka dapat bertanding dengan percaya diri dan memberikan hasil terbaik," jelasnya.

Hasil yang diraih pada KASAD Cup menjadi modal bagi para atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan pada ovember 2026 di Kabupaten Paser.

PJSI Kukar akan terus meningkatkan kualitas pembinaan, baik di tingkat kabupaten maupun melalui program pembinaan bersama PJSI Kalimantan Timur. Persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan fisik dan mental atlet.

"Kedepannya, pembinaan atlet akan terus kami tingkatkan. Kami mempersiapkan atlet secara maksimal, baik dari sisi mental, fisik maupun teknik, agar mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik di Porprov Kalimantan Timur," ungkapnya.

Ia optimistis pengalaman bertanding pada ajang nasional seperti Kapolri Cup dan KASAD Cup akan menjadi bekal berharga bagi para atlet saat menghadapi persaingan di Porprov nanti.

"Berbekal pengalaman dari Kapolri Cup maupun KASAD Cup, kami yakin atlet-atlet judo Kukar memiliki mental bertanding yang semakin matang dan daya saing yang lebih baik untuk menghadapi Porprov," tuturnya.

"Kami akan terus meningkatkan prestasi dan menargetkan juara umum pada Porprov Kalimantan Timur nanti. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kutai Kartanegara agar para atlet dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengapresiasi capaian lima atlet judo Kukar yang berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang KASAD Cup 2026.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet judo di Kukar berjalan dengan baik dan mampu bersaing di level nasional.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, dan pengurus PJSI Kukar yang telah bekerja keras sehingga mampu membawa pulang prestasi dari KASAD Cup 2026. Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Kutai Kartanegara sekaligus menjadi bukti bahwa atlet-atlet kita mampu bersaing dengan daerah lain di tingkat nasional," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top