• Minggu, 02 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, Senin (22/6/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Libur sekolah tak selalu identik dengan pantai atau destinasi wisata alam. Di Kota Balikpapan, pusat perbelanjaan justru menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga selama masa liburan. Berbagai atraksi, perlombaan, dan hiburan yang digelar membuat mal bertransformasi menjadi ruang rekreasi alternatif yang ramai dikunjungi.

Fenomena tersebut menjadi perhatian Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan. Memasuki hari-hari awal libur sekolah, aktivitas pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan terpantau mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan sebagian sekolah telah memasuki masa liburan, sementara sebagian lainnya akan segera menyusul. Kondisi tersebut mulai berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat ke berbagai lokasi rekreasi, terutama pusat perbelanjaan.

“Dari pantauan kami di hari-hari pertama libur sekolah, sejumlah pusat perbelanjaan atau mal cukup ramai dikunjungi. Karena selain berbelanja, di sana juga banyak kegiatan hiburan dan atraksi yang disiapkan untuk masyarakat,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Menurut Ratih, pusat perbelanjaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang hiburan keluarga yang mampu menarik kunjungan dalam jumlah besar. Bahkan, pada Minggu (21/6/2026), Disparpora turut membuka dua kegiatan perlombaan yang digelar di mal sebagai bagian dari rangkaian aktivitas selama musim liburan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata perkotaan atau urban tourism mulai berkembang di Balikpapan. Keberadaan pusat hiburan keluarga, area bermain anak, pertunjukan seni, hingga kompetisi kreatif menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memilih berlibur di dalam kota.

Meski demikian, Ratih mengingatkan bahwa meningkatnya jumlah pengunjung harus diimbangi dengan kesiapan pengelola destinasi dalam menjaga aspek keselamatan dan keamanan.

“Kami berharap seluruh pengelola destinasi tetap memperhatikan faktor keselamatan. Ketika jumlah pengunjung meningkat, berbagai atraksi yang memiliki risiko juga harus diawasi dengan baik agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” katanya.

Tidak hanya mal, sejumlah destinasi wisata lainnya di Balikpapan juga diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan selama libur sekolah. Pemerintah akan terus memantau perkembangan jumlah wisatawan di berbagai lokasi, untuk memastikan pelayanan dan keamanan tetap terjaga.

Di sisi lain, momentum libur sekolah juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Meningkatnya kunjungan wisatawan diyakini akan mendorong perputaran uang di sektor perdagangan, kuliner, transportasi, hingga jasa hiburan.

“Tentunya kami berharap selama masa liburan ini terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Balikpapan. Nanti akan kami pantau perkembangan seluruh destinasi wisata yang ada,” ujar Ratih.

Dengan tingginya aktivitas masyarakat selama musim liburan, Balikpapan tidak hanya mengandalkan destinasi wisata konvensional. Berbagai ruang publik dan pusat perbelanjaan kini turut mengambil peran sebagai destinasi rekreasi keluarga yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Libur sekolah pun menjadi momentum penting bagi Balikpapan untuk menggerakkan sektor pariwisata dari berbagai lini, sekaligus mengoptimalkan potensi kunjungan masyarakat yang memilih menikmati masa liburan tanpa harus keluar kota.

Dikesempatan yang berbeda, Pengunjung Mall Balikpapan Superblock, Nias mengatakan salah satu mal terbesar di Balikpapan menjadi lokasi yang ramai dikunjungin disaat momen liburan. "Momen libur sekolah, mal ini semakin ramai. Tidak libur sekolah saja sudah ramai apalagi libur sekolah," ucapnya.

Ia pun mengungkapkan kedatangannya bersama keluarga di mal ini, untuk menikmati masa liburan sekolah. "Saya senang ke mal ini karena lengkap. Mau apa ada. Misalnya mau nongkrong bisa, nonton bisa mau makan juga beragam," terangnya. (Las)



Pasang Iklan
Top