
Taman Replika Kerajaan Nusantara, Kamis (18/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Taman Replika Kerajaan Nusantara di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang lama terbengkalai, akan segera beroperasi kembali.
Taman ini dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar pada 2021 lalu.
Namun, aset tersebut tidak terurus, sehingga dipenuhi semak belukar.
Lurah Panji, Hanapi mengatakan, melihat taman itu terbengkalai, Pemerintah Kelurahan Panji melakukan koordinasi bersama Dinas PU agar taman tersebut nantinya dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang melibatkan masyarakat setempat.
"Kemarin (Rabu, 17/6/2026), kita sudah melakukan rapat bersama pemerintah daerah, untuk membahas memanfaatkan taman tersebut agar tak terbengkalai," kata Hanapi kepada KutaiRaya.com, Kamis (18/6/2026).
Ia mengemukakan, jika taman itu telah dikelola, maka akan tampak lebih indah dan nyaman.
Ia ingin mewujudkan objek tersebut menjadi destinasi wisata edukasi yang berbasis alam.
"Aset pemerintah daerah yang memiliki nilai tinggi, bisa dimanfaatkan kembali atau dikelola oleh masyarakat," ucapnya.
Ia mengaku telah mendapatkan laporan bahwa aset tersebut sering digunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Pasalnya, di area sekitar ditemukan barang bukti berupa botol minuman keras.
"Kondisi saat ini aset itu sangat memprihatinkan. Untuk itu, kami yakin dengan dikelola oleh pokdarwis, wisata itu ditargetkan awal 2027 bisa beroperasi," ujarnya.
Adapun wacana yang akan dilakukan oleh Pokdarwis, yakni melibatkan atau membentuk UMKM lokal untuk berjualan di sekitar wisata dan ada pelaku kesenian.
Sementara itu Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta mendorong masyarakat setempat untuk mengelola taman replika tersebut.
"Kami sudah menetapkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Pokdarwis, dalam mengelola taman itu," ujar Ridha.
Ia menuturkan, jika taman ini dikelola oleh pemerintah daerah tentunya terkendala pada Sumber Daya Manusia (SDM) hingga perawatannya.
"Jika aset itu dikelola oleh Pokdarwis, paling tidak aset itu terpelihara dengan baik," ucapnya. (Ary)