• Sabtu, 13 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) POSSI Kukar, Nugroho.(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com) : Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki banyak potensi atlet yang tersebar di berbagai kecamatan, baik di wilayah hulu maupun pesisir. Namun hingga saat ini, pembinaan atlet di sejumlah cabang olahraga (cabor) masih banyak terpusat di Kecamatan Tenggarong.

Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Sejumlah cabor mengaku masih menghadapi berbagai kendala yang membuat pembinaan secara merata di seluruh kecamatan belum dapat dilakukan secara maksimal. Salah satunya disampaikan oleh Pengurus Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kukar.

Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) POSSI Kukar, Nugroho, mengatakan jumlah atlet yang mengikuti pembinaan selam di Kukar mencapai ratusan orang. Namun sebagian besar atlet tersebut berasal dari Kecamatan Tenggarong.

"Ratusan lebih dari semua klub di Kukar, kebanyakan atlet yang ikut pembinaan saat ini memang berdomisili di Tenggarong. Ada juga dari Loa Kulu, tetapi masih didominasi Tenggarong," ujarnya pada KutaiRaya.com, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, minimnya fasilitas menjadi salah satu faktor yang menghambat pengembangan atlet selam di kecamatan lain, terutama di wilayah hulu dan pesisir.

"Untuk saat ini belum ada pembinaan di wilayah hulu karena tidak ada fasilitas kolam renang. Tidak mungkin latihan di sungai karena selain berbahaya, olahraga selam dan renang termasuk olahraga berisiko tinggi yang harus dilakukan di tempat yang aman dan terkontrol," jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini fasilitas kolam renang yang mendukung pembinaan atlet selam hanya tersedia di Tenggarong. Kondisi tersebut membuat pembinaan terpaksa dipusatkan di Kecamatan tersebut.

"Sementara kendalanya di kecamatan lain belum memiliki kolam renang yang memadai. Jadi untuk saat ini pembinaan masih banyak dilakukan di Tenggarong," katanya.

Sementara itu, Kabid Binpres Dispora Kukar Rita Agustina menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet di seluruh kecamatan melalui kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar dan masing-masing cabang olahraga.

Dispora tidak menutup mata terhadap banyaknya potensi atlet yang berada di luar Kecamatan Tenggarong. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaring bibit-bibit atlet dari tingkat kecamatan.

"Pembinaan tetap kami dukung. Dispora selalu berkolaborasi dengan KONI dan cabang olahraga. Potensi atlet di kecamatan-kecamatan tentu menjadi perhatian kami," ujarnya.

Ia mencontohkan, cabang olahraga sepak bola yang saat ini cukup aktif menggelar berbagai turnamen di tingkat kecamatan sebagai sarana pencarian dan pembinaan atlet usia dini.

"Seperti sepak bola yang saat ini cukup aktif menggelar turnamen. Dari kegiatan itu sudah terlihat potensi-potensi atlet muda yang bisa dibina lebih lanjut," katanya.

Ia berharap, kedepannya pembinaan atlet tidak hanya terfokus di Tenggarong, tetapi juga dapat berkembang di seluruh kecamatan sesuai potensi yang dimiliki masing-masing Kecamatan.

"Kami akan terus mendukung pembinaan olahraga hingga tingkat kecamatan. Mudah-mudahan kedepannya semakin banyak cabang olahraga yang melakukan pembinaan di luar Tenggarong sehingga semangat masyarakat untuk berolahraga dan berprestasi semakin meningkat," tukasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top