• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Flayer Himbauan dari Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong.(Istimewa)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pengurus Badan Pelaksana (Bapel) Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong resmi membatalkan agenda Kuliah Subuh bersama ustaz yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026.

Pembatalan ini disampaikan melalui surat klarifikasi bernomor MA. SAMS.14/ID/VI/2026 yang diterbitkan pada Rabu (10/6/2026), setelah pengurus masjid melakukan verifikasi ulang terkait informasi kedatangan dai nasional tersebut.

Ketua Bapel Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Ir.H.Muhammad Bisyron, menjelaskan informasi kedatangan Ustaz Adi Hidayat awalnya diperoleh dari pihak yang mengaku sebagai manajemen atau agen.

Namun setelah dikonfirmasi langsung kepada pihak Quantum Akhyar Institute, belum ada jadwal resmi maupun kesepakatan terkait agenda tersebut.

“Atas dasar hasil konfirmasi tersebut, agenda Kuliah Subuh bersama Ustaz Adi Hidayat pada 12 Juni 2026 kami nyatakan dibatalkan atau ditunda sampai ada konfirmasi resmi dari pihak Quantum Akhyar Institute,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Pengurus Masjid Agung juga menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah, umat Islam, serta kepada Ustaz Adi Hidayat beserta keluarga dan tim Quantum Akhyar Institute karena telah menyebarluaskan flyer kegiatan tanpa melakukan verifikasi langsung kepada sumber resmi.

Menurut pengurus, penyebaran informasi tersebut dilakukan dengan niat untuk syiar Islam, namun terjadi kelalaian dalam proses pengecekan kebenaran informasi.

Kasus serupa sebelumnya juga sempat terjadi di Samarinda.

Beredar pesan yang mengatasnamakan tim Ustaz Adi Hidayat terkait jadwal ceramah mendadak di salah satu masjid.

Dalam komunikasi tersebut, pelaku diduga meminta sejumlah dana dengan alasan biaya transportasi dan konsumsi.

Pengurus masjid yang menerima komunikasi tersebut mengaku sejak awal menaruh kecurigaan karena adanya berbagai permintaan yang tidak lazim.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pihak yang menghubungi bukan berasal dari tim resmi Ustaz Adi Hidayat dan diduga merupakan oknum penipu yang memanfaatkan nama tokoh agama untuk kepentingan pribadi.

Beredarnya informasi tersebut memunculkan peringatan kepada pengurus masjid dan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kegiatan dakwah yang mengatasnamakan tokoh agama terkenal, tanpa disertai konfirmasi resmi.

Pengurus Masjid Agung Tenggarong mengimbau seluruh dewan kemakmuran masjid, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi langsung kepada pihak resmi, sebelum menyebarluaskan informasi kegiatan ceramah ataupun menerima permintaan tertentu yang mengatasnamakan narasumber.

“Mohon kepada seluruh pengurus masjid untuk berhati-hati ketika menerima informasi yang belum jelas kebenarannya dan melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada pihak resmi. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan nama tokoh agama untuk melakukan penipuan,” ucapnya.

Adanya klarifikasi ini, jamaah diharapkan tidak lagi mempercayai informasi terkait agenda Kuliah Subuh bersama Ustaz Adi Hidayat di Masjid Agung Tenggarong pada 12 Juni 2026 hingga ada pengumuman resmi dari pihak terkait. (Dri)



Pasang Iklan
Top