• Rabu, 24 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pembangunan waterboom, Rabu (10/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pembangunan waterboom di destinasi Pulau Kumala, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tak kunjung rampung.

Pasalnya, pembangunan tersebut terkendala, yakni menunggu transfer dana dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Ridha Fatrianta mengatakan, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Kukar tentang pelaksanaan kegiatan untuk suluruh perangkat daerah, agar ditahan terlebih dahulu sebelum adanya transfer dana dari pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu transferan dari pemerintah pusat. Sehingga ini belum bisa diproses," kata Ridha kepada KutaiRaya.com, Rabu (10/6/2026).

Mengingat belum ada transfer dana dari pemerintah pusat, pemerintah daerah belum bisa menerbitkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) atau yang menjamin suatu kegiatan untuk dapat dibayarkan.

"DPA belum diterbitkan, jadi kami belum bisa melaksanakan kegiatan," ucapnya.

Pada 2026 ini, Dispar Kukar telah menganggarkan sekitar Rp 4,2 milliar, untuk merampungkan pembangunan waterboom tersebut.

Saat ini progres pembangunan waterboom telah mencapai 80 persen, yang meliputi kolam dewasa, kolam anak dan kolam ombak.

"Jadi finishingnya itu membangun pembatas, pengaman kolam dan lainnya. Jika tahun ini pembangunan itu bisa berjalan, maka wahana tersebut juga segera beroperasi," ujarnya.

Pihaknya optimistis wahana tersebut bakal menjadi daya tarik wisatawan, meskipun kondisi perekonomian daerah tak stabil.

Sementara itu warga Tenggarong, Lina Puspita mengemukakan, destinasi wisata Pulau Kumala terpantau sepi pengunjung, bahkan kurang menarik.

"Saya secara pribadi belum ada keinginan untuk berkunjung ke Pulau Kumala, karena di sana suasananya sama saja," tutur Lina.

Adanya wahana baru ini diyakini menjadi daya tarik wisatawan, namun jika pengelolaan Pulau Kumala itu baik atau ada inovasinya, maka wisatawan dipastikan akan kembali berkunjung ke Pulau Kumala. (Ary)



Pasang Iklan
Top