• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua IESPA Kukar, Candra Octavianto.(Foto: Dok. IESPA Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Indonesia Esports Association (IESPA) Kutai Kartanegara terus menunjukkan komitmennya dalam membangun dan mengembangkan ekosistem esports yang sehat, kompetitif, dan berprestasi di daerah. Melalui berbagai program pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi, IESPA Kukar berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka di bidang olahraga elektronik.

Ketua IESPA Kutai Kartanegara, Candra Oktavianto, S.Sos mengatakan, esports saat ini telah menjadi salah satu pengaruh yang memiliki prospek besar, baik dari sisi prestasi maupun industri kreatif.

"IESPA bukan hanya hadir sebagai wadah pembinaan dan pengembangan esports. Kami ingin memastikan bahwa para pemain, komunitas, dan pelaku esports di Kutai Kartanegara memiliki ruang untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan program pembinaan yang berkelanjutan," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, komitmen pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara selaras dengan visi misi dalam memajukan esports daerah, telah dibuktikan melalui penyelenggaraan berbagai event berskala besar yang rutin digelar setiap tahun di Kutai Kartanegara.

"Sejak tahun 2022 hingga sekarang, kami bersama pemkab kukar secara konsisten telah menyelenggarakan event besar Esports Piala Merah Putih Bupati Cup. Event tersebut menjadi salah satu ajang esports terbesar di Kutai Kartanegara hingga Kalimantan TIur yang mampu menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah serta menjadi sarana pembinaan bagi atlet-atlet muda potensial," jelasnya.

Tetapi banyak yang beranggapan bahwa IESPA hanya berfokus pada pembinaan atlet dan penyelenggaraan turnamen. Padahal peran IESPA jauh lebih luas dari itu. Sejak berdiri, IESPA dibentuk sebagai wadah bagi pemain, komunitas, penyelenggara kompetisi, pengembang game, tim esports, pelaku industri kreatif digital, hingga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam perkembangan esports di Indonesia. IESPA juga berfungsi sebagai jembatan antara komunitas esports dengan pemerintah serta berperan dalam pengembangan ekosistem esports secara menyeluruh.

"Kami ingin masyarakat memahami bahwa IESPA bukan hanya bicara soal atlet dan kompetisi. Esports hari ini sudah menjadi sebuah ekosistem besar yang melibatkan komunitas, event organizer, konten kreator, caster, pelaku UMKM, industri kreatif, hingga sektor pariwisata dan ekonomi digital. Karena itu, tugas IESPA adalah memastikan seluruh ekosistem tersebut dapat tumbuh bersama dan memberikan manfaat bagi daerah, ungkapnya.

"Ketika kami menggelar Piala Merah Putih Bupati Cup maupun saat ini mempersiapkan Kapolres Kukar Cup Esports Road to Kapolri Cup 2026, yang kami bangun bukan hanya kompetisinya. Kami juga membangun ruang kolaborasi bagi komunitas, membuka peluang ekonomi kreatif, menciptakan hiburan positif bagi masyarakat, sekaligus menyiapkan talenta-talenta digital masa depan Kutai Kartanegara," tambahnya.

Menurutnya, visi besar IESPA Kutai Kartanegara adalah menjadikan esports sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi kreatif daerah. Oleh karena itu, IESPA Kukar tidak hanya fokus melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga berupaya menciptakan ekosistem esports yang mampu mendorong lahirnya peluang usaha, lapangan kerja, dan inovasi digital bagi generasi muda.

Sementara itu, Ketua KORMI Kukar, Lukman, mengapresiasi kepengurusan baru IESPA Kukar atas komitmennya dalam memajukan talenta esports di daerah.

"Saya berharap kedepannya, pembinaan dan pengembangan atlet esports di Kukar dapat semakin berkembang dengan adanya IESPA dan Esi," tandasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top