
Kontingen Muaythai Kukar, Senin (8/6/2026).(Foto: Muaythai Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Muaythai Indonesia (MI) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan kembali meraih gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.
Optimisme tersebut muncul setelah sebanyak 29 atlet Muaythai Kukar berhasil lolos dari babak kualifikasi (BK) dan berhak tampil di Porprov.
Ketua MI Kukar, Vika Maizara Dewi mengatakan, pihaknya akan berupaya memberikan hasil terbaik untuk daerah meskipun saat ini kondisi keuangan daerah dan dunia olahraga tengah menghadapi berbagai tantangan.
"Target kita tentu setinggi-tingginya, maunya juara umum. Itu juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet kami. Tapi yang terpenting saat ini adalah berusaha semaksimal mungkin dan memberikan yang terbaik untuk Kutai Kartanegara," ujarnya pada KutaiRaya.com, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan hasil babak kualifikasi, peluang Kukar untuk bersaing di papan atas cukup terbuka. Selisih perolehan medali dengan daerah lain tidak terlalu jauh sehingga menjadi modal optimisme bagi tim.
"Pada saat pra Porprov kemarin, kami berada di posisi kedua. Selisihnya hanya satu atau dua nomor saja dari kabupaten lain. Karena itu kami optimistis bisa bersaing dan berusaha merebut kembali gelar juara umum," katanya.
Ia mengungkapkan, Muaythai Kukar pernah mencatatkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara umum pada Porprov 2022 di Berau. Prestasi tersebut kini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk kembali mengulang kesuksesan yang sama.
"Waktu Porprov di Berau kami juara umum. Sekarang itu menjadi penyemangat bagi atlet-atlet agar bisa merebut kembali posisi tersebut," tambahnya.
Terkait persiapan menuju Porprov, ia mengaku hingga saat ini belum menerima informasi resmi mengenai pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC). Namun, ia meyakini pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun KONI Kukar akan memberikan perhatian terhadap persiapan atlet.
"Sampai sekarang belum ada informasi resmi apakah TC akan diadakan atau tidak. Kalau hanya isu-isu tentu kami tidak menanggapinya. Kami masih menunggu pengumuman resmi," jelasnya.
Ia menilai, ajang Porprov merupakan agenda olahraga resmi tingkat daerah sehingga kecil kemungkinan atlet akan dilepas tanpa persiapan yang memadai.
"Biasanya Dispora atau KONI akan mencari solusi. Kalau memang tidak ada TC terpusat, mungkin skemanya berbeda, misalnya diserahkan ke masing-masing pengurus cabang. Karena ini ajang Porprov, tentu persiapan atlet tetap menjadi perhatian," ungkapnya.
"Kondisi saat ini bukan hanya dirasakan Kukar, hampir semua daerah juga mengalami hal yang sama. Namun kami berharap Dispora dan KONI melihat keseriusan atlet-atlet kami yang selama ini terus berlatih dan berjuang," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Kukar, Dery Wardhana, meminta seluruh cabang olahraga yang akan tampil di Porprov untuk tetap semangat menjalani latihan dan mempersiapkan diri secara maksimal.
"Kami berharap para atlet dan cabang olahraga tetap semangat berlatih untuk memberikan hasil terbaik pada Porprov nanti. Pemerintah daerah juga akan berupaya memenuhi kebutuhan persiapan menuju Porprov," pungkasnya. (*Zar)