• Selasa, 09 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Toko emas Cahaya Baru II, Senin (8/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Harga perhiasan emas 23 karat di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai Rp 2,4 juta per gram.

Harga ini mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 2,3 juta per gram.

Kenaikan harga emas dipengaruhi dari pasar global dan kenaikan dolar menjadi sekitar Rp 18 ribu.

Salah seorang karyawan Toko Emas Cahaya Baru II, Ridani mengatakan, kenaikan harga emas ini telah dirasakan sejak sepekan yang lalu.

Ia tak bisa memastikan terhadap harga jual emas.

Jika mendapatkan harga emas mengalami kenaikan, maka harga penjualan emas juga ikut naik, begitu juga sebaliknya.

"Harga emas naik mencapai Rp 2 jutaan dirasakan pada 2025 lalu, bahkan kenaikan harga emas bisa menjadi Rp 3 juta," kata Ridani kepada KutaiRaya.com, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, harga emas saat ini masih kategori wajar.

Daya beli masyarakat saat ini sekitar 1-5 unit setiap harinya.

Jika kondisi harga emas melambung tinggi mencapai Rp. 3 juta, maka dipastikan daya beli masyarakat rendah, bahkan banyak masyarakat yang menjual perhiasan mereka.

"Saat ini kondisi jual-beli masih sebanding, sehari sekitar 5 unit barang yang keluar dan masuk," ucapnya.

Menurutnya, investasi yang menjanjikan ialah perhiasan emas.

Pasalnya, ketika tak memiliki simpanan uang atau ada kebutuhan mendesak, maka perhiasan itu bisa dijual.

"Kami berharap, masyarakat bisa berinvestasi lewat perhiasan emas, meskipun dimulai dari yang kecil," katanya.

Sementara itu warga Tenggarong Seberang, Maya Oktavia menuturkan harga emas saat ini mengalami lonjakan signifikan.

Membeli perhiasan emas ini bertujuan untuk mempercantik diri, sekaligus berinvestasi.

"Saya membeli emas ini dimulai dari harga di bawah Rp 1 juta dan saat ini harga emas sudah mencapai Rp. 2 juta lebih," ucap Maya. (Ary)



Pasang Iklan
Top