• Kamis, 04 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Hotel Singgasana, Kamis (4/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Tingkat okupansi Hotel Elty Singgasana dan Lesong Batu di Kecamatan Tenggarong mencapai di bawah 50 persen.

Hal ini disampaikan General Manager Hotel Elty Singgasana Tenggarong, Hariyanto Prayoga, Kamis (4/6/2026).

Ia mengatakan, okupansi hotel mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Penurunan ini dipengaruhi berkurangnya kegiatan pemerintahan, yang disebabkan adanya efisiensi anggaran.

"Penurunan ini dirasakan sejak pertengahan 2025. Awal 2025 tingkat kunjungan tamu hotel masih mencapai 60 persen," katanya.

Meskipun terjadi penurunan okupansi hotel, pihaknya belum mengambil kebijakan terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan.

"Kondisi perhotelan jauh berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan kita sebagian besar dari sektor Meeting Incentive Conference and Exhibition (MICE)," ujarnya.

Sementara itu Sales Executif Hotel Elty Singgasana Tenggarong, Ressy Mei Nanda Noviani menjelaskan, untuk Hotel Grand Elty Singgasana ini memiliki beberapa tipe kamar yang disediakan, yakni Superior, Deluxe, Junior Sweet, Regensi dan Royal Sweet.

"Harga per kamar dimulai dari Rp 530 ribu hingga Rp 1,5 juta," tambah Ressy.

Adapun fasilitas yang diberikan oleh hotel ini adalah kolam renang, sarapan, kamar AC, Jogging Track, Lapangan Tenis dan Chery Lounch.

Hotel ini memiliki 57 kamar, sedangkan jenis kamar yang sering diminati kelas standar, yaitu superrior.

Tapi, pejabat direkomendasikan di kelas Deluxe dan Junior Sweet.

"Kebanyakan pengunjung dari lokal dan wisatawan Bali," ucapnya.

Ia menilai ada momen tertentu yang mempengaruhi tingkat hunian hotel meningkat, diantaranya pada acara Budaya Erau, dan kegiatan lainnya. (Ary)



Pasang Iklan
Top