• Kamis, 04 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kukar, Rahmat Darmawan, (Dok.Andri wahyudi/kutairaya.com)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kapasitas kader dan anggota fraksi melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan secara berkala.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperdalam pemahaman ideologi partai, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kukar, Rahmat Darmawan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan bukan sekadar konsolidasi organisasi, melainkan penguatan ideologis dan penguatan kerja-kerja kerakyatan yang menjadi ciri khas partai.

Menurutnya, PDI Perjuangan sebagai partai yang dikenal dekat dengan masyarakat terus mengingatkan seluruh kader dan anggota fraksi agar mampu memaknai ideologi partai melalui tindakan nyata di tengah rakyat.

"Ketua Umum DPP PDI Perjuangan selalu mengingatkan agar anggota fraksi benar-benar memahami dan memaknai ideologi partai dengan turun langsung ke masyarakat. Kehadiran mereka harus bisa dirasakan dan memberi manfaat bagi rakyat," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Rahmat menjelaskan, kegiatan Bimtek bagi anggota fraksi dilaksanakan secara rutin oleh DPP PDI Perjuangan, setidaknya tiap 6 bulan sekali.

Terakhir kegiatan tersebut digelar pada Januari dan kembali dilaksanakan pada Mei 2026.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pemahaman ideologi, penguatan organisasi, serta strategi menjalankan tugas sebagai wakil rakyat yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ia menambahkan, momentum pelaksanaan Bimtek kali ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni.

Sehingga semangat perjuangan dan pemikiran Bung Karno menjadi salah satu fokus yang terus ditanamkan kepada seluruh kader.

"Harapan kami, ideologi Marhaenisme dan pemaknaan terhadap Pancasila benar-benar bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Bung Karno pernah menegaskan bahwa inti dari Pancasila adalah gotong royong. Nilai itu yang harus terus dihidupkan di tengah masyarakat," katanya.

Rahmat menegaskan, dalam berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi masyarakat, kader PDI Perjuangan harus hadir bersama rakyat, serta memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani yang juga kader PDIP Kukar menilai kegiatan pelatihan dan Bimtek yang dilaksanakan partai merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya kader, serta memperkuat kedisiplinan organisasi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang dapat memperkuat pemahaman, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah kepada masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas, serta tanggung jawab kepada masyarakat. Setiap proses pembelajaran tentu menjadi bekal penting untuk terus berkembang dan bekerja lebih baik ke depan," kata Yani.

Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, serta semakin memperkuat komitmen kader PDI Perjuangan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

"Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan memperkuat komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top