
Kalapas Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa (kanan), Jumat (22/5/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan sekaligus menekan angka pelanggaran di dalam Lapas.
Salah satu upayanya dengan berencana menyediakan 50 unit Warung Telekomunikasi (Wartel) khusus bagi warga binaan.
Langkah ini diambil untuk memenuhi hak komunikasi para warga binaan secara legal, sekaligus menjadi strategi ampuh untuk memberantas peredaran handphone (HP) ilegal di dalam Lapas.
Kepala Lapas (Kalapas) Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa menjelaskan, penambahan fasilitas ini bertujuan agar warga binaan bisa lebih mudah melepas rindu atau berkomunikasi dengan keluarga tanpa harus melanggar aturan.
"Jadi, kesempatan warga binaan untuk menggunakan wartel itu lebih mudah. Dengan begitu, mereka tidak berpikir lagi untuk melanggar aturan dengan menyelundupkan HP ke dalam," ujarnya pada KutaiRaya.com, Jumat (22/5/2026) lalu.
Berdasarkan regulasi dan undang-undang yang berlaku di Indonesia, hak komunikasi warga binaan sebenarnya tidak dilarang. Yang dilarang keras adalah kepemilikan handphone pribadi secara ilegal.
Seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia diwajibkan menyediakan wartel resmi agar komunikasi warga binaan tetap terpenuhi namun berada di bawah pengawasan ketat.
Ia memastikan, fasilitas ini akan dipagari oleh sistem keamanan yang sangat ketat. Penggunaan wartel ini tidak akan dilepas begitu saja.
"Itu kan nanti ada mekanismenya, ada aturannya, ada regulasinya. Ada alat perekam suaranya, dan dipantau juga melalui CCTV," tegasnya.
Saat ini, Lapas Tenggarong baru memiliki sekitar 10 unit Kamar Bicara Umum (KBU) wartel. Jumlah tersebut dinilai masih sangat kurang dibandingkan dengan jumlah warga binaan yang ada, sehingga memicu antrean panjang.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan memenuhi kebutuhan tersebut, pihak lapas akan menambahnya hingga menjadi 50 KBU.
"Kita akan membuat 50 KBU, sehingga mereka itu tidak perlu mengantre lama dan biar lebih nyaman," pungkasnya. (*zar)