• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026).(Foto: Dok. Info Bencana)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kawasan permukiman padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026) dilanda kebakaran.

Peristiwa itu terjadi dengan cepat, api membesar lantaran lokasi kebakaran berada di area padat rumah warga dengan akses gang sempit. Warga yang panik berupaya menyelamatkan barang-barang seadanya sebelum api merambat ke bangunan lain.

Pemilik rumah kontrakan yang ikut terbakar, Andika, mengaku mengetahui kebakaran saat dirinya sedang melintas di jalan dan curiga setelah melihat asap tebal berasal dari arah rumah miliknya.

“Awalnya saya di jalan. Feeling saya enggak enak waktu lihat asap tebal, akhirnya saya belok ke sini. Ternyata rumah sudah terbakar,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Andika mengatakan rumah tersebut masih ditempati penyewa saat kebakaran terjadi. Namun api yang cepat membesar membuat seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan. “Banyak barang di dalam, tapi enggak sempat diselamatkan sama sekali,” katanya.

Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, api diduga berasal dari rumah sebelah, namun belum mengetahui secara pasti sumber apinya. “Katanya sih dari rumah sebelah, tapi saya belum tahu pasti penyebabnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan pihaknya langsung mengerahkan seluruh sektor pemadam kebakaran setelah menerima laporan.

“Semua sektor kami turunkan, total enam sektor ikut melakukan pemadaman, setelah menerima informasi terjadi kebakaran di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu," terangnya.

Menurut Usman, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi kebakaran berada di kawasan gang sempit, sehingga mobil pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung.

Petugas akhirnya harus menyambung selang hingga sekitar 150 meter untuk melakukan penyemprotan dari beberapa arah, karena unit tidak bisa masuk disebabkan gang sempit.

"Jadi kami menggunakan lima sambungan selang dengan panjang kurang lebih 150 meter. Kami juga melakukan backup penyemprotan dari tiga penjuru,” terangnya.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya lima rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan belum ada laporan korban jiwa dalam kebakaran tersebut. (Las)



Pasang Iklan
Top