• Senin, 03 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Penyerahan Bantuan Satu Unit Bus Sekolah Oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Kepada SLB Negeri Tenggarong, Jumat (22/5/2026).(Foto: Andri Wahyudi/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyerahkan bantuan satu unit bus sekolah kepada SLB Negeri Tenggarong guna mendukung kelancaran aktivitas pendidikan dan mobilitas murid disabilitas.

Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri kepada Kepala SLB Negeri Tenggarong, Erni Sulistyaningsih di halaman SLB Negeri Tenggarong, Jumat (22/5/2026).

Aulia mengatakan, bantuan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kukar.

Menurutnya, seluruh anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik, termasuk murid di SLB Negeri Tenggarong.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan anak-anak kita yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan dukungan terbaik dalam menyiapkan masa depan mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun SLB Negeri Tenggarong merupakan aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Kukar tetap memiliki tanggung jawab moral untuk membantu operasional sekolah agar proses belajar mengajar berjalan optimal.

Aulia mengemukakan bantuan bus sekolah ini diharapkan dapat mempermudah murid saat mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah, seperti perlombaan, pentas seni, hingga kegiatan tingkat provinsi.

Selama ini pihak sekolah kerap mengalami kendala transportasi karena harus menyewa kendaraan untuk mengantarkan murid untuk mengikuti kegiatan di luar daerah.

“Harapan kami dengan adanya kendaraan operasional ini, mobilitas anak-anak menjadi lebih mudah dan kegiatan sekolah dapat berjalan lebih maksimal,” katanya.

Sementara itu Kepala SLB Negeri Tenggarong, Erni Sulistyaningsih, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Pemkab Kukar.

Menurutnya, bantuan ini sangat membantu sekolah dalam menekan biaya operasional transportasi yang selama ini cukup besar.

“Bus ini sangat bermanfaat untuk kegiatan anak-anak di luar sekolah. Biasanya kami harus menyewa kendaraan, tetapi sekarang sudah memiliki kendaraan sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sekolah sebelumnya sempat memiliki bus bantuan dari pemerintah provinsi sekitar 15 tahun lalu.

Namun, kendaraan tersebut kini sudah tidak layak pakai karena faktor usia dan kerusakan.

Erni mengatakan, pihak sekolah telah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah daerah sejak beberapa bulan lalu, hingga akhirnya direalisasikan oleh Bupati Kukar.

“Alhamdulillah perhatian pemerintah daerah terhadap anak-anak disabilitas sangat besar. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi kami dan anak-anak,” tuturnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top