• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat meninjau salah satu opsi lokasi sekolah rakyat di Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur, Rabu (20/5/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai mematangkan rencana pemanfaatan aset daerah, sebagai lokasi pembangunan.

Lokasi ini akan diusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Salah satu lokasi yang kini dipertimbangkan berada di kawasan aset pemerintah kota yang sebelumnya disiapkan sebagai area sirkuit seluas sekitar 76 hektare, di Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan sebagian lahan tersebut berpotensi digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang diperkirakan hanya membutuhkan sekitar tujuh hektare.

“Kita mencoba mengambil sebagian lahan sirkuit. Mudah-mudahan bisa digunakan untuk usulan Sekolah Rakyat,” ujar Bagus, pada hari Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, akses menuju lokasi saat ini mulai terbuka meski belum sepenuhnya memadai. Dari total jalur menuju kawasan tersebut, sekitar satu kilometer telah dibangun rigid pavement atau jalan beton, sedangkan sisanya masih berupa jalan tanah.

“Kita tadi sudah masuk ke dalam kurang lebih hampir tiga kilometer. Satu kilometer sudah rigid pavement, sisanya masih jalan tanah,” katanya.

Menurut Bagus, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah timur dan utara Balikpapan.

Pemkot Balikpapan menilai pengembangan kawasan tidak hanya difokuskan pada sektor pendidikan, tetapi juga diarahkan menjadi generator ekonomi baru melalui pembangunan hunian dan aktivitas penunjang ekonomi lainnya.

“Lahan di kota sudah terbatas. Nah ini daerah timur, daerah utara yang akan kita coba kembangkan supaya ada generator ekonomi baru di lokasi tersebut,” jelasnya.

Selain lahan eks sirkuit, pemerintah juga mempertimbangkan opsi lain di kawasan Kilometer 13 Kecamatan Balikpapan Utara, tepatnya di area bumi perkemahan.

“Nah ini salah satu opsi, tapi semuanya nanti akan dipertimbangkan dari sisi prioritas, kemudahan, kemudian juga manfaat untuk perkembangan kota ke depan,” ujarnya.

Bagus menambahkan, kondisi lahan saat ini masih berupa kawasan kosong, sehingga dinilai potensial untuk pengembangan jangka panjang.

Untuk anggaran, ia mengatakan pembahasan masih berada pada tahap awal usulan kegiatan. Namun, Pemkot Balikpapan membuka kemungkinan membantu pembangunan akses jalan menuju lokasi, sementara pembangunan fisik Sekolah Rakyat tetap menjadi kewenangan Kementerian Sosial. “Mungkin jalannya akan dibantu oleh pemerintah kota, kemudian pembangunannya tetap menjadi Kementerian Sosial,” pungkasnya. (Las)



Pasang Iklan
Top