• Jum'at, 22 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt. Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Akhmad, Rabu (20/5/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) trus berupaya untuk melaksanakan Erau Adat Kutai tahun 2026 tetap meriah meski berada di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Pemerintah daerah bahkan menargetkan perhelatan budaya tahunan ini semakin dikenal luas di tingkat nasional.

Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Akhmad mengatakan, prioritas bidang pemasaran tahun ini difokuskan untuk mendukung promosi Erau Adat Kutai.

Menurutnya, Erau tahun ini menjadi momen penting karena berhasil masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

"Alhamdulillah tahun ini Erau Adat Kutai masuk dalam Karisma Event Nusantara. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kukar karena Erau bersanding dengan event-event besar lainnya di tingkat nasional," ujarnya pada KutaiRaya.com, Rabu (20/5/2026).

Erau Adat Kutai dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Tenggarong. Untuk mendukung promosi, Dispar Kukar akan membuat video promosi dan video klip khusus Erau yang nantinya dipublikasikan secara luas.

Tak hanya itu, Dispar Kukar juga berencana melakukan kolaborasi promosi ke beberapa daerah di Kalimantan Timur seperti Samarinda, Balikpapan, hingga Kutai Timur.

Promosi tersebut akan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak Kesultanan Kutai sebagai penyelenggara utama Erau.

"Kami ingin promosi Erau lebih maksimal. Nantinya akan ada kolaborasi bersama untuk mengenalkan Erau ke masyarakat yang lebih luas," katanya.

Meski begitu, ia mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menunggu penerbitan dokumen anggaran sehingga beberapa kegiatan promosi belum dapat berjalan sesuai jadwal.

"Kami masih menunggu arahan karena dokumen anggaran belum diterbitkan. Jadi beberapa kegiatan belum bisa dilaksanakan," jelasnya.

Walaupun berada dalam situasi efisiensi, Dispar Kukar tetap optimistis Erau tahun ini akan berlangsung lebih meriah. Bahkan Menteri Pariwisata akan hadir kembali langsung menyaksikan festival budaya tersebut.

"Harapan kita Erau tahun ini lebih meriah lagi. Karena Erau sudah menjadi event daerah besar yang memiliki nama dan brand di tingkat nasional," ucapnya.

Ia menambahkan, Erau bukan hanya menjadi pesta budaya masyarakat Kutai, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kukar dan menggerakkan perekonomian daerah.

Untuk memeriahkan acara, Dispar Kukar akan memaksimalkan potensi seni dan budaya lokal dari seluruh kecamatan di Kukar. Berbagai pertunjukan kesenian rencananya akan ditampilkan di sejumlah panggung yang tersebar di Tenggarong selama pelaksanaan Erau.

Selain pertunjukan budaya, Dispar Kukar juga berharap, pelaksanaan expo atau pameran pembangunan tahun ini dapat berlangsung lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.

Pada Erau sebelumnya jumlah peserta expo masih terbatas. Karena itu, tahun ini pemerintah berharap perusahaan swasta dan pelaku usaha dapat ikut berpartisipasi memeriahkan pameran.

"Mudah-mudahan expo tahun ini lebih meriah. Kami berharap perusahaan-perusahaan turut berpartisipasi menampilkan usaha dan kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Sanggar Tari Bebaya, Dwi Sufianningrum Maulidin Niyanti, mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang tetap berkomitmen memaksimalkan pelaksanaan Erau di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Erau merupakan agenda budaya penting yang harus terus dijaga dan dilestarikan karena menjadi identitas masyarakat Kutai.

"Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang tetap berusaha memeriahkan Erau meskipun dalam kondisi anggaran saat ini.Ini menunjukkan komitmen kita untuk menjaga budaya Kutai agar tetap dikenal luas," ujarnya.

"Erau bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Kutai. Kami berharap semua pihak bisa bersama-sama menjaga dan memeriahkan acara ini," tutupnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top