• Senin, 18 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pagelaran Walikota Cup Race 2026 berlangsung di kawasan BSCC Dome Balikpapan, pada hari Minggu (17/5/2026).(Foto: Sulastri/Kutairaya)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pagelaran Walikota Cup Race 2026 berlangsung di kawasan BSCC Dome Balikpapan, pada hari Minggu (17/5/2026). Namun lebih dari sekadar ajang balap, event ini menjadi simbol tumbuhnya sport tourism sekaligus ruang kreatif bagi generasi muda di Kota Balikpapan.

Ratusan pembalap, komunitas otomotif, hingga penonton dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati arena sejak pagi. Kehadiran mereka turut menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari kuliner, perhotelan, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menegaskan olahraga otomotif harus menjadi wadah pembinaan prestasi dan kreativitas anak muda secara positif, bukan sekadar hiburan ataupun aksi balap liar di jalanan.

“Ini penting untuk memberikan ruang bagi anak muda menyalurkan minat dan kreativitasnya secara sportif dan profesional," ucapnya.

Menurut Rahmad, penyelenggaraan event otomotif yang tertata mampu melahirkan bibit pembalap potensial asal daerah sekaligus memperkuat solidaritas antar komunitas otomotif.

Selain itu, budaya disiplin dan keselamatan berlalu lintas juga dapat dibangun melalui kompetisi resmi seperti Walikota Cup Race.

“Event seperti ini bukan hanya soal balapan. Ada ekonomi masyarakat yang ikut tumbuh. Hotel, kuliner, pelaku usaha kecil, semuanya ikut merasakan dampaknya,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma W., mengatakan kegiatan otomotif menjadi bagian penting dalam pengembangan sport tourism di Balikpapan.

Menurut Ratih, Balikpapan memiliki potensi besar menjadi kota penyelenggara event olahraga dan komunitas karena didukung fasilitas, aksesibilitas, dan tingginya antusiasme masyarakat.

“Kegiatan seperti Walikota Cup Race dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan Balikpapan sebagai kota yang ramah terhadap event olahraga dan komunitas,” ujarnya.

Ia juga menilai event otomotif dapat menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda melalui semangat sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab.

“Kami ingin anak-anak muda menyalurkan hobinya di arena resmi, bukan di jalan raya,” tambahnya.

Sepanjang perlombaan berlangsung, suasana kompetitif terlihat meriah namun tetap tertib. Para pembalap memacu kendaraan di lintasan yang telah disiapkan panitia dengan pengawasan standar keselamatan yang ketat.

Grace Motor Sport bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai pelaksana memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan profesional. Para peserta juga diingatkan untuk menjunjung fair play serta mengutamakan keselamatan selama berlaga.

Bagi Balikpapan, Walikota Cup Race 2026 bukan sekadar kompetisi kecepatan. Di balik deru mesin dan aroma aspal panas, event ini menjadi ruang lahirnya prestasi, persaudaraan komunitas, sekaligus penggerak ekonomi kreatif kota. (Las)



Pasang Iklan
Top