
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, Sabtu (16/5/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Tengah heboh di Kabupaten Kutai Kartanegara, seorang aparat yang berstatus Kasat Resnarkoba Polres Kukar diduga terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika, dan saat ini telah diamankan Polda Kaltim.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar membenarkan mengenai hal tersebut, ia menyampaikan, terduga saat ini tengah dilakukan penyelidikan lebih dalam.
"Rekan-rekan, seperti yang disampaikan Bapak Kapolda Kaltim, saat ini Kasat Narkoba kami sedang dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk dilakukan pengembangan, mungkin untuk selanjutnya akan diserahkan pada Dirnarkoba," ujarnya pada awak media, Sabtu (16/5/2026).
Untuk kapan di amankannya, pihaknya mengatakan, untuk hal tersebut, dapat ditanyakan langsung kepada Dirnarkoba.
"Jadi untuk proses ini nanti dari DirNarkoba yang menyampaikan karena dari Dirnarkoba yang melakukan proses penyelidikan ya nanti, tadi seperti disampaikan ini masih proses pengembangan sehingga nanti dari DirNarkoba untuk yang menyampaikan," ungkapnya.
Dari informasi awal, barang bukti narkotika yang diamankan sementara berjenis liquid yang biasanya digunakan pada rokok elektrik atau vape.
"Ya liquid , jenis liquid itu yang dimiliki oleh Kasat Narkoba," ucapnya.
Saat ini, informasinya barang tersebut diduga milik Kasatresnarkoba.
"Untuk saat ini hanya Kasatresnarkoba, tidak melibatkan anggota lainnya, " imbuhnya.
"Kita tidak ada toleransi terhadap perlibatan atau peredaran terhadap narkoba baik itu masyarakat maupun anggota, tetap kita lakukan penindakan," sebutnya.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, membenarkan mengenai penangkapan Kasatresnarkoba Polres Kukar.
"Ya benar, dia (Kasatresnarkoba Polres Kukar) masih dalam pemeriksaan Polda, Karena masih pemeriksaan, kita belum bisa menyampaikan lebih lanjut, intinya peristiwa itu ada," ujarnya.
Mengenai Kronologinya, pihaknya masih belum bisa menyampaikan dikarenakan masih dalam pengembangan.
"Belum saya sampaikan karena masih dalam proses pengembangan," tutupnya. (*Zar)