
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan menyelamatkan seorang pemancing yang dilaporkan jatuh sakit hingga kehilangan kesadaran di tengah perairan Selat Makassar, Minggu (17/5/2026).(Foto: Basarnas)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Operasi penyelamatan dramatis dilakukan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan setelah seorang pemancing dilaporkan jatuh sakit hingga kehilangan kesadaran di tengah perairan Selat Makassar, Minggu (17/5/2026).
Korban bernama Salman (41) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap kapal tempat korban berada di sekitar Perairan Pulau Balabalagan atau Balangan.
Peristiwa bermula saat Salman memancing bersama dua rekannya menggunakan KM Samarinda Fishing sejak Kamis (14/5/2026). Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WITA, korban tiba-tiba tak sadarkan diri saat masih berada di atas kapal.
Rekan korban, Honey Kumakauw, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Balikpapan sekitar pukul 06.15 WITA.
Mendapat laporan itu, Basarnas Balikpapan bergerak cepat dengan memberangkatkan tim rescue menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) hanya selang 15 menit kemudian.
Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan melakukan intercept terhadap KM Samarinda Fishing di koordinat 1°39
Korban langsung dievakuasi ke atas RBB Basarnas untuk mendapatkan penanganan medis awal dari tim medis yang ikut dalam operasi tersebut.
Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Balikpapan, Nur Ngalim, mengatakan kondisi korban berhasil distabilkan setelah mendapatkan penanganan dari tim SAR gabungan.
“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi salah satu pemancing yang sakit atas nama Salman usia 41 tahun pada pukul 10.20 WITA menggunakan RBB. Selanjutnya korban dibawa ke TPI Manggar,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi, korban dibawa menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Manggar dan tiba sekitar pukul 12.20 WITA.
Korban sempat direncanakan dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut. Namun setelah kondisinya membaik dan stabil, pihak keluarga memutuskan membawa korban pulang ke rumah.
Operasi penyelamatan tersebut melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Tim Rescue Kansar Balikpapan, Brimob Polda Kaltim, Polairud Polda Kaltim, MDMC Balikpapan, Info Bencana, hingga awak KM Samarinda Fishing.
Dalam operasi itu, tim SAR mengerahkan berbagai perlengkapan seperti Rescue Car, RBB Basarnas, ambulans, alat SAR air, perangkat komunikasi, dan peralatan medis. Proses evakuasi juga berlangsung di tengah kondisi cuaca hujan ringan di perairan Selat Makassar. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 12.35 WITA, setelah korban dievakuasi dalam keadaan selamat. (Las)