• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Potret latihan persinek Borneo FC yang akan menghadapi Persijap Jepara di musim ini. Sabtu, (16/5/2026).(Foto: Ig BorneoFC)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Manajer Borneo FC Dandri Dauri, meminta para pemain tetap fokus menghadapi dua pertandingan terakhir musim ini. Ia menegaskan, peluang tim berjuluk Pesut Etam itu masih terbuka dan perjuangan belum berakhir.

Menurut Dandri, kemenangan pada laga sebelumnya melawan Bali menjadi suntikan motivasi penting bagi skuad Borneo FC untuk menghadapi laga krusial berikutnya, termasuk saat bertandang menghadapi Persijap.

“Kemenangan dari Bali menjadi tambahan motivasi untuk ke depan. Anak-anak juga menikmati program latihan di Jogja, tetapi tetap fokus,” ujar Dandri saat dikonfirmasi Sabtu (16/5/2026).

Ia menyebut, kondisi fisik pemain selama menjalani persiapan di Yogyakarta juga cukup baik. Meski demikian, Dandri mengingatkan tim agar tidak meremehkan lawan dan tetap menjaga mental bertanding.

“Kita tidak boleh menganggap enteng lawan. Fokus dan mental pemain harus tetap terjaga karena perjuangan ini belum habis. Kita masih menjaga asa yang ada,” katanya.

Dandri juga berharap, dukungan masyarakat Samarinda kembali mengalir untuk membantu perjuangan tim dalam dua laga penentuan tersebut.

“Tentu harapan kami masyarakat Samarinda bisa terus menyertai perjuangan tim. Dukungan itu menjadi modal besar bagi kami,” ucapnya.

Selain dukungan langsung dari suporter, Dandri mengaku tersentuh dengan adanya doa bersama dan salat hajat yang dilakukan sejumlah pihak untuk Borneo FC.

“Teman-teman sampai menggelar salat hajat. Itu luar biasa buat kami. Kami tidak bergantung dengan hasil tim lain, biarkan Allah yang menentukan takdirnya,” tuturnya.

Terkait keputusan memilih Yogyakarta sebagai tempat transit sebelum bertolak ke Jepara, Dandri menyebut hal itu dilakukan demi menjaga fokus pemain.

Menurutnya, suasana di Jogja sudah familiar bagi tim karena selama ini menjadi lokasi pemusatan latihan Borneo FC.

“Sarana latihan di Jogja sudah sangat familiar bagi kami karena memang selama ini TC di sana. Jadi kami ingin pemain lebih fokus dalam persiapan,” jelasnya. ([borneofc.id][2])

Menjelang dua pertandingan terakhir musim ini, Dandri optimistis timnya mampu mencatatkan sejarah. Namun ia menegaskan keberhasilan tidak hanya ditentukan satu sosok, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen tim.

“Ini bukan tentang satu orang. Semua terlibat, mulai pelatih, pemain, official, manajemen, sampai teman-teman media. Semua punya peran dalam perjuangan menuju sukses,” pungkasnya.

Disisi lain, masyarakat Kota Samarinda terus memberikan dukungan bagi satu-satunya tim sepak bola andalan Kalimantan Timur.

Salah satu pendukung Pasukan Oranye, Zaini Anwar mengungkapkan bahwa, performa tim harus terus di jaga optimal. Pasalnya, Borneo FC merupakan salah satu lambang kebanggaan Kaltim, terkusus Kota Samarinda di kancah sepak bola nasional.

"Harus, Borneo FC harus terus menjaga performa. Kalau bukan mereka, siapa lagi perwakilan pematin terbaik Kaltim di nasional," ungkapnya dengan optimis.

Dirinya juga berharap, agar Borneo FC dapat terus mempertahankan posisi di puncak klasemen. Dengan begitu, Borneo FC menurut dia akan terus menaruh harapan masyarakat dan kualitas sepakbola Kaltim di mata nasional pada posisi tinggi.

"Pertahankan posisi, biar kita gak dianggap remeh di nasional. Lalu juga inikan menjaga kualitas dan bagaimana regenerasi di Kaltim sendiri untuk sepakbola terus termotivasi," tandasnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top