• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Atlet usia dini yang tengah latihan rutin di Kolam Renang Junjung Buyah, Selasa (14/5/2026).(Foto: Dok. Achmad Nizar/KutaiRaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pengurus Akuatik Kukar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun prestasi olahraga akuatik melalui pembinaan atlet usia dini.

Langkah ini terus dilakukan sebagai upaya menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan sekaligus mempersiapkan prestasi jangka panjang bagi daerah.

Ketua Akuatik Kukar, Novi Wulandari Damansyah mengatakan, pembinaan usia dini saat ini sudah berjalan dengan baik melalui klub-klub yang berada di bawah naungan Akuatik Kukar.

"Binaan usia dini sudah ada, karena memang banyak atlet muda yang dibina dan dibimbing oleh klub-klub di Akuatik Kukar," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (14/5/2026) lalu.

Ia menjelaskan, saat ini Akuatik Kukar memiliki empat klub aktif yang masing-masing terus melahirkan bibit-bibit atlet muda berbakat. Keberadaan klub tersebut dinilai sangat penting dalam mencetak generasi penerus atlet akuatik di Kukar.

Menurutnya, perkembangan atlet muda Akuatik Kukar juga mulai menunjukkan hasil positif. Dalam waktu dekat, beberapa dari hasil pembinaan dini akan mengikuti pertandingan di Samarinda untuk membawa nama daerah.

"Tadi saya mendapat kabar dari teman-teman, minggu depan ada pertandingan di Samarinda dan seluruh atlet yang turun dari Akuatik Kukar adalah tunas-tunas muda," katanya.

Ia menyebutkan, sekitar empat atlet atau lebih dipersiapkan untuk mengikuti ajang tersebut. Bahkan sebelumnya, salah satu atlet muda Akuatik Kukar berhasil meraih prestasi terbaik dalam kejuaraan di Balikpapan.

"Jadi bukan hanya atlet senior saja yang berprestasi. Atlet-atlet muda Akuatik Kukar juga mampu menunjukkan prestasinya," tambahnya.

Melihat perkembangan tersebut, Akuatik Kukar terus memberikan dukungan penuh terhadap proses pembinaan atlet muda. Ia menegaskan, keberhasilan organisasi olahraga tidak lepas dari kekompakan dan kerja sama seluruh pihak.

"Organisasi tidak akan berjalan kalau tidak solid," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap adanya perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah daerah untuk cabang olahraga, khususnya dalam mendukung pembinaan atlet usia dini.

Menurutnya, selama ini pembinaan masih banyak dilakukan secara gotong royong dan swadaya, termasuk melalui kolaborasi dengan para orang tua atlet.

"Kami berharap ada sedikit perhatian dan bantuan untuk pembinaan. Karena dari pembinaan inilah kita bisa mengembangkan pelatihan atlet-atlet agar bisa berprestasi ke depannya," sebutnya.

Sementara itu, salah satu atlet yang telah berprestasi dari hasil pembinaan akuatik Kukar, Rama Vardana Priyandono, mengaku senang telah berada di titik saat ini.

Dirinya telah memboyong berbagai prestasi dari dunia Akuatik.

"Terakhir di ajang POPDA saya berhasil meraih 5 emas dan 1 perak untuk Kukar, hasil ini berkat kegigihan saya serta dukungan pelatih ataupun orang tua saya," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top