
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo.(Foto: Dok. KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Setelah suksesnya pelaksanaan agenda budaya Nutuk Beham di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar akan berupaya mendukung kegiatan budaya tahunan lainnya meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo mengatakan, pemerintah daerah tetap memberikan ruang bagi pelaksanaan kegiatan budaya yang dianggap penting bagi masyarakat adat dan pelestarian budaya daerah.
Mengenai dukungannya, tak terpaku pada anggaran, pihaknya dapat memberikan dukungan berupa fasilitas atau semacamnya.
Menurutnya, Nutuk Beham bukan termasuk kegiatan yang terdampak efisiensi secara langsung, melainkan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.
"Alhamdulillah pemerintah daerah memberikan ruang untuk kita melaksanakan Nutuk Beham. Karena ini merupakan bagian dari desa budaya dan masyarakat hukum adat yang ada di Kutai Kartanegara," ujarnya pada KutaiRaya.com, Rabu (13/5/2026).
Ia berharap, agenda budaya lainnya juga tetap mendapat dukungan meski kondisi anggaran saat ini cukup terbatas.
"Banyak agenda budaya yang ingin dilaksanakan, tetapi memang kondisi anggarannya masih terbatas," katanya.
Salah satunya Festival Erau. Erau merupakan kegiatan budaya tahunan dengan kebutuhan biaya yang cukup besar sehingga diperlukan upaya dan solusi agar tetap bisa terlaksana di tengah efisiensi anggaran.
"Kami tetap berusaha mempersiapkan dan mencarikan solusi agar Erau bisa berjalan, karena ini salah satu agenda tahunan yang cukup besar dan penting bagi Kukar," jelasnya.
Selain itu, ia mengajak para pelaku seni dan budaya di Kukar untuk tetap aktif berkarya dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun masyarakat.
Ia berharap sanggar tari, komunitas seni, dan pegiat budaya lainnya terus menampilkan kreativitas mereka agar kegiatan kebudayaan tetap hidup di tengah keterbatasan.
"Kami menghimbau teman-teman yang bergerak di bidang kebudayaan, baik kesenian maupun sanggar tari, agar tetap semangat dan terus berusaha tampil dalam berbagai event yang ada," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedang Ipil, Kuspawansyah turut mengapresiasi pada Disdikbud Kukar mengenai dukungan untuk laksanakan Nutuk Beham.
"Kami ucapkan terimakasih, walaupun ditengah efisiensi, kami dari Desa dan pemerintah bergotong royong untuk bisa laksanakan agenda Nutuk Beham ini," tutupnya. (*Zar)