
Kepala Disporapar Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma, Jumat (15/5/2026). (Foto: Sulastri/Kutairaya)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS).
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memberikan data ekonomi secara jujur dan akurat.
Menurut Ratih, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis, untuk memetakan kondisi riil dunia usaha, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh di Kota Balikpapan.
"Kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata serta ekonomi kreatif untuk menerima petugas sensus dan memberikan data yang sesuai kondisi sebenarnya,” jelasnya, pada hari Jumat 15 Mei 2026.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting, untuk mengetahui kondisi riil dunia usaha dan ekonomi masyarakat. Mengingat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Lanjut ia menjelaskan jika data yang dihimpun melalui sensus akan menjadi dasar penting, bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Mulai dari pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan UMKM kreatif, hingga peningkatan daya saing industri jasa, seluruh program dinilai membutuhkan basis data yang valid dan terukur.
Ratih menegaskan, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan langkah strategis untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, data yang lengkap dan valid, pemerintah dapat melihat potensi, tantangan, serta peluang pengembangan ekonomi daerah secara lebih terukur. "Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri mengusung slogan “Sensus Ekonomi 2026: Mencatat Ekonomi Indonesia.” Pendataan akan menjangkau seluruh sektor usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil, hingga pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kota Balikpapan.
BPS Kota Balikpapan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, agar proses pendataan berjalan lancar. Dukungan lintas perangkat daerah juga dinilai penting, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat sensus bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan basis data ekonomi yang kuat, sehingga arah pembangunan ekonomi ke depan lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan global. (Las)