• Jum'at, 15 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Sekertaris Disdikbud Kukar Pujianto di Ruang Kerjanya, Rabu (13/5/2026), (Foto : Andri wahyudi/kutairaya.com)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com):Upaya digitalisasi pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar) terus diperkuat.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar mendorong sekolah-sekolah, khususnya jenjang SMP, untuk memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui pelatihan Gemini Academy yang terintegrasi dengan Google for Education.

Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengemukakan, saat ini sejumlah SMP Negeri di Kukar telah masuk dalam kategori Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), sebuah capaian yang dinilai strategis untuk mempercepat adopsi teknologi digital di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, status tersebut membuka peluang lebih besar bagi sekolah dalam memanfaatkan berbagai ekosistem layanan Google, termasuk Gemini sebagai teknologi AI terbaru yang dapat mendukung proses pembelajaran maupun administrasi pendidikan.

"Sekolah yang masuk kategori Kandidat Sekolah Rujukan Google tentu memiliki kesempatan lebih luas untuk menggunakan berbagai fitur Google secara maksimal. Salah satunya Gemini yang saat ini menjadi bagian penting dalam pengembangan AI," ujar Pujianto, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, pemanfaatan Gemini bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana guru dan murid mampu meningkatkan kapasitas diri melalui jalur kompetensi yang diakui secara resmi melalui sertifikasi.

"Kalau guru maupun siswa mampu mengikuti sertifikasi Gemini AI, itu menjadi pengakuan kompetensi yang sangat baik. Ini bukan hanya mendukung individu, tetapi juga mempercepat perkembangan teknologi informasi di Kukar," ujarnya.

Pujianto menilai langkah tersebut akan memberi dampak besar terhadap percepatan digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah, sehingga penerapan sistem pendidikan berbasis teknologi dapat semakin luas dan merata.

"Semakin banyak sekolah yang memanfaatkan teknologi seperti ini, maka kita akan semakin cepat masuk ke era pembelajaran digital yang sesungguhnya," tambahnya.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 6 Tenggarong, James S. Marpaung, menyampaikan Gemini Academy menjadi program penting karena menghadirkan pelatihan berkualitas dengan dukungan langsung dari Google for Education.

Menurut James, sertifikasi internasional yang diberikan melalui program tersebut menjadi nilai tambah bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan profesionalisme, sekaligus kesiapan menghadapi perkembangan teknologi pendidikan global.

"Pelatihan ini sangat penting karena memberikan manfaat langsung bagi guru, baik dalam administrasi sekolah maupun pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan produktif," katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya penggunaan AI yang bijak di lingkungan sekolah agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.

"Teknologi AI harus menjadi alat pendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sekadar tren. Karena itu, kesadaran penggunaan yang bijak juga menjadi bagian penting dari pelatihan ini,"ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top