
Fenomena Kobaran Api di Desa Kayu Batu (Foto : Tangkapan Layar Facebook Info Muara Muntai)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Fenomena cahaya api misterius yang diduga warga sebagai “Hantu Suluh” kembali terlihat di wilayah Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Rabu (13/5/2026) malam.
Penampakan kedua ini muncul hanya berselang satu malam setelah kejadian serupa yang sebelumnya viral di media sosial usai terekam di Simpang Sungai Leter S dekat Batu Bumbun.
Kepala Desa Kayu Batu, Andri Shofyandani, mengaku belum bisa memastikan fenomena tersebut berkaitan dengan hal mistis.
Namun, ia membenarkan bahwa peristiwa seperti itu baru ramai diperbincangkan belakangan ini.
"Kalau soal Hantu Suluh saya juga baru dengar ramai sekarang ini. Sebelumnya tidak pernah dengar langsung, jadi belum tahu pasti juga apakah itu memang seperti yang diceritakan orang-orang atau hanya kebetulan," kata Andri saat dikonfirmasi KutaiRaya.com, Jumat (15/5/2026).
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang maupun ahli terkait sumber cahaya misterius tersebut.
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan pada malam hari dan tidak mengambil tindakan berisiko.
Fenomena berulang ini masih menjadi misteri di tengah masyarakat Muara Muntai.
Apakah sekadar gejala alam biasa, pantulan cahaya tertentu, atau benar terkait legenda lama yang dipercaya warga, masih menjadi tanda tanya besar.
Diketahui sebelumnya, cahaya misterius tersebut dilaporkan terlihat di perairan Oloy, Desa Kayu Batu Seberang.
Sejumlah warga yang berada di lokasi mengaku menyaksikan langsung cahaya berwarna kekuningan kemerahan yang melayang rendah di atas rawa dan bergerak perlahan tanpa suara.
Menurut keterangan salah satu warga setempat, cahaya itu tampak bergerak dari arah hulu menuju muara saat warga tengah bersantai di pinggir sungai pada malam hari.
"Saya langsung teringat video yang ramai itu. Bentuknya sama, apinya kecil tapi terang, tidak padam meski di atas air, dan bergerak sendiri. Tidak ada suara mesin maupun orang di sekitar," ujarnya.
Fenomena pertama sebelumnya ramai diperbincangkan setelah rekaman video milik Kapten Kapal Reihan S, Kep tersebar luas melalui TikTok pada 10 Mei lalu.
Video tersebut memicu beragam spekulasi, mulai dari dugaan fenomena alam hingga kaitannya dengan cerita rakyat masyarakat bahari setempat tentang Hantu Suluh.
Kemunculan kedua di lokasi berbeda, namun masih berada dalam kawasan perairan Muara Muntai semakin menambah rasa penasaran masyarakat.
Sebagian warga mengaitkannya dengan kisah turun-temurun yang telah lama dikenal di daerah tersebut. (dri)