
Kegiatan Kunjungan dan Audiensi Bawaslu Kukar ke Sekretariat PWI Kukar, di Jalan Lais Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Rabu (13/5/2026).(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar di Sekretariat PWI Kukar, Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, Sekretaris PWI Kukar Lodya Astagina beserta jajaran pengurus, serta anggota Bawaslu Kukar Munir Anshory, Fahrisal, Sri Muliati Ningsih, dan Hardianda.
Ketua PWI Kukar Andi Wibowo mengatakan, audiensi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara insan pers dengan lembaga pengawas pemilu dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang sehat di daerah.
“Hari ini kami PWI Kabupaten Kukar menerima audiensi dari Bawaslu Kukar. Dari kegiatan ini kami berharap sinergi dan kolaborasi yang dibangun ke depan bisa semakin baik serta memberikan dampak positif bagi kemitraan kedua lembaga,” ujarnya.
Menurut Andi, PWI sebagai organisasi profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang luas, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
Karena itu, kerja sama dengan Bawaslu dinilai penting untuk mendukung pengawasan demokrasi, sekaligus meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik.
“Bawaslu memiliki peran penting sebagai pengawas pelaksanaan demokrasi di daerah, sementara insan pers bertugas menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Sinergi ini penting agar demokrasi berjalan sehat,” tambahnya.
Sementara itu Anggota Bawaslu Kukar Fahrisal menyampaikan apresiasi atas sambutan PWI Kukar dan menilai audiensi tersebut membuka ruang diskusi strategis terkait peningkatan kualitas pemberitaan Pemilu.
“Terima kasih kepada PWI Kukar atas kesempatan hari ini. Banyak diskusi penting yang kami lakukan, khususnya terkait peran media dalam bekerja sama dengan penyelenggara Pemilu untuk mendorong pemberitaan Pemilu yang semakin berkualitas,” katanya.
Fahrisal menegaskan, media bukan hanya mitra pemerintah, tetapi juga mitra strategis Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menyampaikan informasi yang akurat, serta menciptakan ruang diskusi publik yang sehat.
“Insan pers memiliki peran strategis dalam membantu pendidikan politik masyarakat. Ke depan kami berharap ada lebih banyak diskusi dan kolaborasi terkait informasi kepemiluan, sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar dan demokrasi berjalan jujur serta adil,” ucapnya. (Dri)