
Atlet Akuatik Kukar saat latihan, Selasa (12/5/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Meski di tengah isu pemusatan latihan atau training center (TC) atlet Kukar untuk menghadapi Porprov Kaltim 2026 kemungkinan ditiadakan akibat kondisi anggaran yang mengalami defisit. Namun Akuatik Kutai Kartanegara (Kukar) tetap optimis dalam mempersiapkan para atletnya.
Ketua Akuatik Kukar, Novi Wulandari Damansyah mengatakan, ketiadaan TC bukan menjadi alasan bagi para atlet untuk berhenti berkembang. Menurutnya, semangat latihan dan pembinaan atlet tetap berjalan seperti biasa demi menjaga peluang meraih prestasi pada ajang Porprov mendatang.
"Katanya emang TC tidak ada karena kita sekarang dihadapkan dengan kondisi defisit anggaran. Tapi di luar ada atau tidak adanya TC, kami tetap melakukan latihan sendiri demi perkembangan atlet-atlet Kukar agar bisa tetap bersaing di Porprov nanti," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (12/5/2026).
Ia menegaskan, target Akuatik Kukar pada Porprov Kaltim 2026 adalah meraih medali lebih banyak dibandingkan ajang sebelumnya. Optimis tersebut muncul karena saat ini banyak atlet muda potensial yang telah dibina sejak dini.
"Tujuan kami tentu ingin meraih medali lebih banyak dari pertandingan sebelumnya. Kami tetap optimis, karena atlet-atlet Kukar semuanya hebat-hebat. Banyak tunas muda yang sudah dibibit oleh Akuatik Kukar," katanya.
Menurutnya, capaian pada ajang sebelumnya seperti POPDA menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri para atlet.
Ia menilai, pencapaian atlet Kukar selama ini sudah sangat luar biasa, terutama dalam perolehan medali emas.
"Kalau target pasti keinginan kita lebih dari sebelumnya. Kalau bisa melebihi pencapaian Popda kemarin itu sudah Alhamdulillah. Karena atlet-atlet kita kemarin sudah luar biasa, terutama dari jumlah medali emas yang berhasil didapatkan," tambahnya.
Walaupun begitu, pihaknya tetap berusaha memberikan perhatian terhadap kebutuhan atlet selama menjalani latihan. Beruntungnya di Kukar memiliki fasilitas latihan yang memadai. Venue yang dimiliki saat ini sudah berstandar nasional sehingga dinilai mampu membantu para atlet lebih siap menghadapi berbagai arena pertandingan.
"TC memang jadi tantangan, tapi Alhamdulillah Kukar punya venue yang sudah berstandar nasional. Jadi atlet-atlet tidak akan kaget dengan medan pertandingan lain karena tempat latihan mereka memang sudah seperti tempat kejuaraan," jelasnya.
Tak hanya fasilitas, pengurus juga berupaya menjaga kondisi fisik atlet dengan memberikan dukungan tambahan, terutama untuk kebutuhan gizi dan asupan protein guna menunjang latihan rutin.
"Walaupun kondisi anggaran pemerintah sedang defisit, kami dari pengurus tetap mengusahakan ada tambahan seperti makanan berprotein untuk menunjang latihan atlet setiap sore," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih Akuatik Kukar, Andy Kusuma Putra menuturkan, untuk ajang Porprov Kaltim 2026, Akuatik Kukar akan mengirimkan 12 atlet, terdiri 8 putra, 4 putri.
"Dalam waktu dekat, kami akan memasuki fase persiapan khusus mengingat waktu pelaksanaan tinggal sekitar 5-6 bulan lagi.Sekarang masih persiapan umum, nanti awal bulan depan kita masuk ke persiapan khusus. Kita fokusnya di Porprov," tukasnya. (*Zar)