• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kontingen Akuatik Kukar pada POPDA 2025.(Foto: Dok. Akuatik Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Penetapan jadwal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang akan digelar pada November 2026 di Kabupaten Paser kembali memunculkan perbincangan baru.

Kali ini, sorotan tertuju pada persoalan anggaran yang berpotensi berdampak pada jumlah nomor tanding di setiap cabang olahraga (cabor).

Tuan rumah Paser sebelumnya mengusulkan anggaran yang telah disesuaikan dengan banyaknya cabor dan nomor tanding yang direncanakan. Namun, melihat kondisi keuangan saat ini, muncul wacana pengurangan nomor tanding sebagai salah satu opsi efisiensi. Meski begitu, rencana ini masih sebatas pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, maka seluruh cabor, termasuk yang memiliki banyak nomor tanding seperti akuatik, harus siap menerima konsekuensinya.

Kabid Binpres Akuatik Kukar, Andy Kusuma Putra, menyikapi isu tersebut dengan realistis. Ia mengatakan pihaknya akan mengikuti keputusan yang diambil nantinya.

"Kalau memang itu harus terjadi, mau gimana lagi, kita mau tak mau ya tetap ikuti," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, untuk nomor tanding, pihaknya masih mengacu pada hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025. Nomor-nomor tersebut merupakan andalan tim Kukar untuk mendulang prestasi.

"Nomor tanding kita masih sama seperti hasil BK. Itu memang nomor-nomor andalan kita," katanya.

Meski dibayangi kemungkinan pengurangan nomor, ia tetap optimis timnya mampu tampil maksimal.

"Bismillah, kita masih optimis. Latihan tetap berjalan, mudah-mudahan semuanya baik-baik saja," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait pengurangan nomor tanding khususnya untuk cabang renang.

"Secara resmi belum ada kabar dari provinsi. Memang ada cerita dari cabor lain, tapi untuk renang sendiri belum ada informasi resmi," jelasnya.

Dalam menghadapi Porprov, akuatik Kukar masih menjalani latihan rutin dengan fokus pada tahap persiapan umum. Dalam waktu dekat, mereka akan memasuki fase persiapan khusus mengingat waktu pelaksanaan tinggal sekitar 5-6 bulan lagi.

"Sekarang masih persiapan umum, nanti awal bulan depan kita masuk ke persiapan khusus. Kita fokusnya di Porprov," katanya.

Ia juga mengaku adanya tantangan klasik dalam pembinaan atlet, seperti kejenuhan. Apalagi sebagian besar atlet merupakan pelajar yang baru saja melewati agenda padat seperti POPDA.

"Tantangan paling terasa itu kejenuhan. Makanya kita atur ritme latihan, jangan terlalu ditekan dulu, nanti menjelang Porprov baru kita tingkatkan lagi," tuturnya.

Pada Porprov sebelumnya, cabang akuatik mempertandingkan lebih dari 30 nomor. Jika wacana pengurangan benar terjadi, jumlah tersebut bisa saja dipangkas, meski belum ada kepastian nomor mana yang akan terdampak.

Untuk Porprov 2026, Akuatik Kukar menurunkan 12 atlet, terdiri dari 8 putra dan 4 putri.

"Hasil BK kemarin kita dapat 10 emas. Targetnya mudah-mudahan bisa nambah jadi 12 emas," sebutnya.

Sementara itu, Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina menegaskan pada prinsipnya ,seluruh daerah termasuk Kukar, siap menyukseskan Porprov di Paser.

"Pada prinsipnya semua sepakat Porprov tetap dilaksanakan. Kukar sendiri insya Allah siap," katanya.

Namun terkait isu pengurangan kelas atau nomor tanding, ia menyebutkan belum ada keputusan resmi yang bisa dijadikan acuan.

"Kami belum bisa memberikan statement karena belum ada penetapan resmi, baik itu cabor maupun kelas tandingnya," jelasnya.

Ia juga menyoroti jumlah cabor yang diusulkan tuan rumah yang mencapai 63 cabor, yang dinilai masih perlu dikaji dari sisi kemampuan anggaran.

"Apakah mampu dengan 63 cabor itu, kita juga belum tahu. Kita tunggu hasil rapat selanjutnya," ujarnya.

Meski begitu, Kukar tetap memasang target tinggi. Setelah meraih peringkat kedua pada BK Porprov sebelumnya, mereka kini membidik posisi puncak.

"Target kita tentu ingin jadi juara umum. Waktu BK kemarin kita di peringkat kedua, jadi tinggal selangkah lagi," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top