• Senin, 20 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan Konsolidasi Persiapan Aksi 21 April Bertempat di Unikarta.(Foto: Dok.Cipayung Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Aliansi organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan akan ikut ambil bagian dalam aksi demonstrasi serentak yang digelar pada Selasa, 21 April 2026 di Samarinda.

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap sejumlah kebijakan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, yang tidak pro rakyat.

Sebanyak 100 hingga 150 orang akan diberangkatkan dari Kukar untuk bergabung dengan massa dari daerah lain di Kaltim.

Konsolidasi lintas organisasi pun terus dimatangkan guna memastikan jalannya aksi berlangsung tertib dan terarah.

Koordinator lapangan inti, Ibnu Huda, menyampaikan titik kumpul massa akan dipusatkan di Kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) pada pukul 07.00 WITA.

Dari kampus, massa akan bergerak bersama menuju Samarinda.

Dalam skenario aksi, mahasiswa akan mengawal para pimpinan organisasi, termasuk presiden mahasiswa dan ketua umum Cipayung, untuk menyampaikan orasi.

Selain itu, seluruh peserta diimbau untuk tetap menjaga barisan dan tidak terpancing provokasi selama aksi berlangsung.

“Kami sudah mengingatkan seluruh peserta agar tetap solid. Jangan sampai terpencar dan tetap fokus pada tujuan aksi,” ujar Ibnu, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah lanjutan, apabila terjadi tindakan represif di lapangan.

“Jika ada massa yang diamankan dan tidak dilepaskan, kami akan langsung melakukan aksi lanjutan di Mapolres Kukar,” tuturnya.

Sejumlah organisasi dipastikan ikut serta dalam aksi demonstrasi, di antaranya HMI, PMII, GMNI, serta berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari fakultas seperti FAI, FEBIS, FATEK, FISIPOL, FAPERTA, FKIP, hingga FAHUM.

Selain itu, organisasi masyarakat Remaong juga menyatakan dukungannya dengan menyiapkan perlindungan bagi massa aksi.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, mengingatkan agar aksi dilakukan secara damai.

“Penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara. Namun harus tetap dilakukan dengan santun dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Rinda menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan daerah. Ia berharap aksi yang akan digelar tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas wilayah.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, aksi 21 April diprediksi akan menjadi salah satu momentum besar penyampaian aspirasi publik di Kalimantan Timur, dengan keterlibatan aktif mahasiswa dan elemen masyarakat dari berbagai daerah. (Dri)



Pasang Iklan
Top