• Jum'at, 17 April 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Prestasi yang diraih Triathlon Kukar pada BK Porprov Kaltim.(Foto: Dok. Triathlon Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pembibitan atlet terus menjadi fokus utama Triathlon Kukar. Di tengah upaya meningkatkan prestasi, program jangka panjang kini diarahkan pada pencarian dan pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi masa depan olahraga ini di Kukar.

Ketua Triathlon Kukar, Dolly Normansyah menegaskan, pembinaan tidak hanya dilakukan untuk atlet yang sudah ada, tetapi juga menyasar generasi muda. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan dari pengurus pusat dan pemerintah.

"Iya betul, kami masih terus latihan dan tetap fokus pada pembinaan usia dini. Program sekarang ini memang diarahkan ke pembibitan, karena ada arahan dari PB Triathlon dan juga pemerintah untuk terus mencari bibit-bibit muda kedepannya," ujarnya pada KutaiRaya.com, Kamis (16/4/2026).

Triathlon Kukar membuka peluang bagi anak-anak dan remaja untuk mulai mengenal olahraga yang menggabungkan renang, sepeda, dan lari ini. Ada beberapa kategori usia yang menjadi acuan dalam pembinaan.

Untuk pemula, tersedia kelas super sprint yang diperuntukkan bagi atlet usia 10 hingga 15 tahun. Sementara itu, kelas sprint diikuti oleh remaja usia 15 hingga 18 tahun. Adapun kelas standar distance biasanya diisi oleh atlet dengan level lebih tinggi atau elite.

"Kalau untuk usia, kelas super sprint itu sekitar 10 sampai 15 tahun. Lalu kelas sprint dari 15 sampai 18 tahun, dan standar distance itu biasanya untuk usia elite," jelasnya.

Perbedaan kategori tersebut juga berdampak pada metode latihan yang diterapkan. Setiap kelompok usia mendapatkan porsi latihan yang disesuaikan dengan kemampuan fisik dan tingkat perkembangan masing-masing.

"Iya, program latihannya juga berbeda. Kita sesuaikan dengan usia dan kemampuan mereka," tambahnya.

Triathlon Kukar menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi melalui proses pembibitan yang konsisten. Dengan pembinaan yang terstruktur sejak dini, diharapkan para atlet mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

"Target kita pasti punya atlet berprestasi dari hasil pembibitan ini. Harapannya mereka bisa membawa nama daerah ke kancah yang lebih besar," tukasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top