
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Bidang Perekonomian, Marnabas Patiroy. Jum
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, mempercepat pemulihan aktivitas di Pasar Segiri pasca kebakaran, mengingat perannya sebagai pusat distribusi bahan pangan skala grosir, yang berdampak langsung pada stabilitas harga.
Pemkot Samarinda mempercepat pemulihan Pasar Segiri pasca - kebakaran, karena perannya yang cukup krusial mengingat pasar Segiri merupakan pusat distribusi bahan pangan grosir, yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas harga, dengan fokus pada perbaikan fasilitas utama, agar aktivitas perdagangan segera kembali normal.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Bidang Perekonomian, Marnabas Patiroy menegaskan bahwa, Pasar Segiri bukan sekadar pasar biasa, melainkan simpul utama distribusi komoditas seperti sayur-mayur dan kebutuhan pokok lainnya.
“Di situ itu grosir semua, tomat, kol, lombok. Kalau distribusinya terganggu, dampaknya bisa ke inflasi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Meski belum sepenuhnya pulih, para pedagang disebut sudah mulai kembali berjualan dengan memanfaatkan lokasi sementara, di sekitar area pasar.
“Ada yang pakai kios yang masih bisa digunakan, ada juga yang tersebar. Yang penting aktivitas jual beli tetap jalan,” jelasnya.
Pemerintah juga memberikan kelonggaran bagi pedagang untuk menggunakan ruang yang tersedia, selama tetap memenuhi kewajiban retribusi.
Marnabas menekankan bahwa, proses pemulihan Pasar Segiri lebih difokuskan pada renovasi berat, bukan pembangunan ulang secara total.
“Yang diperbaiki itu atap, dinding, pintu, meja kursi. Banyak yang terbakar, jadi memang perlu perbaikan cukup besar,” katanya.
Pendanaan perbaikan menggunakan skema dana mendesak, bukan Belanja Tidak Terduga (BTT), agar proses bisa berlangsung lebih fleksibel dan tidak terbatas waktu singkat.
Pemerintah menargetkan pasar dapat kembali difungsikan dalam waktu dekat, sesuai arahan Wali Kota Samarinda.
“Permintaan Pak Wali, secepatnya sudah bisa dipakai kembali,” tandasnya. (*Abi)